Mahasiswa Undip Ciptakan ‘SNIPER’, Alat Pengering Gabah Inovatif

Dokumentasi Istimewa.

“Mengeringkan padi semudah menjentikkan Jari’—itulah misi utama Tim PKM KC Universitas Diponegoro yang beranggotakan Hesti Renika, Lutfi Azizah dan Fariz Nur Amali dibawah bimbingan Dr. Aris Triwiyatno, S.T., M.T. Tim PKM tersebut merancang sebuah alat pengering padi inovatif ‘Sniper’ dengan menanamkan sistem kontrol cerdas didalamnya sehingga dengan satu sentuhan saja alat ini mampu menjalankan fungsinya dan memudahkan petani dalam mengeringkan gabah.

Komponen utama Sniper yaitu box dryer, sensor, micro controller dan adaptor. Cara kerja Sniper sangat sederhana, petani cukup memasukan gabah nya kedalam sniper, dan alat ini akan bekerja secara otomatis dengan mengambil data yang dilakukan oleh sensor-sensor yang tertanam pada Sniper, kemudian micro controller akan menjalankan perhitungan sesuai dengan algoritma yang dimasukkan sehingga gabah bisa kering dan siap untuk disimpan.

Tujuan utama pembuatan alat ini adalah membantu petani dalam proses pengeringan gabah agar efisien dan efektif, sehingga pengeringan tidak lagi bergantung pada cuaca, serta gabah yang dihasilkan sesuai dengan SNI. Harapannya dengan alat ini, mampu mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan Asia.

Sementara itu, Hesti Renika selaku ketua tim  menjelaskan, “Penelitian ini didanai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC).” PKM-KC ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan kreativitas serta inovasi mahasiswa dalam ilmu dan teknologi yang dapat diterapkan ditengah-tengah kehidupan masyarakat maupun dalam dunia usaha.

Oleh :

Lutfi Azizah

Mahasiswa Jurusan S1 Biologi

Fakultas Sains dan Matematika Angkatan 2015