Mahasiswa Undip Ciptakan Genting Berbahan Dasar Limbah Sekam Padi

 

Tim Genetika.

Tim Genetika Undip menciptakan genting berbahan dasar limbah sekam padi. (Dok. Pribadi)

Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki banyak penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani. Salah satu sektor pertanian yang paling besar di Indonesia adalah pertanian padi, di mana luas pertanian padi mencapai sekitar 15 juta hektar. Namun, limbah sekam padi ternyata dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, melalui program kreativitas mahasiswa (PKM), lima mahasiswa Undip dari Jurusan Kimia dan Fisika yakni Salsabila Naqiyah, Oki Ade Putra, Lilia Rosalia Indah, Alfiyatur Rohmah, serta Nurrizka Kurniawati menciptakan prototype “Genetika” (Genting Beton Estetika).

Genetika merupakan inovasi genting beton yang ramah lingkungan berbasis nano silika dan nano zeolit yang dapat dijadikan sebagai solusi mengatasi pencemaran lingkungan. Silika dan zeolit dengan ukuran nano ini berfungsi sebagai penguat fungsi semen dalam pembuatan genting dan penyerap emisi gas.

Keunggulan dari genting ini adalah penyerap emisi gas sebagaimana fungsi dari zeolit, kedap air dan tahan bocor karena material genting kami tersusun oleh nanomaterial-nanomaterial yang berukuran sangan kecil dan sangat rapat sehingga tidak memungkinkan untuk air masuk, serta ramah lingkungan.

Ide PKM ini berawal dari pemanfaatan limbah jerami dan sekam padi yang masih belum optimal. Para petani biasanya membakar limbah-limbah tersebut setelah panen, padahal pembakaran ini dapat menghasilkan gas-gas beracun yang berbahaya bagi lingkungan.

Tim Genetika berharap genting beton tersebut dapat diperkenalkan dan distribusikan ke konsumen sehingga dapat digunakan sebagai atap yang dapat membantu dalam mengatasi pencemaran lingkungan.

 

Salsabila Naqiya
Mahasiswa Jurusan Fisika
Fakultas Sains dan Matematika