Mahasiswa Undip Cetuskan Media Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini

pend. seks

Saat ini marak terjadi kasus pelecehan seksual, tidak hanya menimpa orang dewasa tapi juga menimpa anak-anak. Sangat ironi memang, anak-anak yang seharusnya menikmati masa bermain kini harus waspada dengan bahaya yang selalu mengintainya.

Pemantauan ekstra dari orang tua memang sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya kasus pelecehan seksual. Tidak hanya itu, pembekalan pada anak mengenai pendidikan seks juga harus diberikan untuk membentengi diri mereka sendiri. Namun, pembahasan tentang seks di Indonesia masih dianggap tabu, sehingga masyarakat urung menyampaikan pendidikan seks pada anak.

Melihat fenomena tersebut, tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Sunarti, Nurul Hidayah, dan Umaroh melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian mencetuskan media pendidikan seks yang efektif untuk anak. Pendidikan seks tersebut dikemas sederhana dan menarik melalui media yang dekat dengan kehidupan anak, yaitu cerita anak dan komik. Program ini bertujuan untuk mengukur keefektifan pendidikan seks melalui media tersebut. Dalam mengukur tingkat keefektifan tersebut, tim melakukan penelitian pada siswa kelas 3 dan 4 SDN Bulusan. Rentang waktu pelaksanaan kegiatan tersebut mulai dari bulan Maret s/d Juni.

Penelitian tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari sesi perkenalan tentang pendidikan seks, dilanjutkan tanya jawab seputar pendidikan yang telah disampaikan. Kemudian, anak-anak menceritakan kembali (retell) cerita anak dan komik yang telah mereka baca secara berkelompok. Tahap terakhir adalah melakukan pengamatan terhadap tingkah laku siswa setelah mendapatkan pendidikan seks. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengetahui tolak ukur pemahaman siswa tetang pendidikan seks, dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari sehingga media tersebut akan dikatakan efektif.

Harapannya, program ini mampu menjadi sebuah referensi baru dalam dunia pendidikan, terutama pendidikan seks untuk anak dan dapat diterima oleh masyarakat umum, serta dapat diproduksi atau dicetak untuk media pembelajaran di keluarga dan di sekolah.


Oleh:

Nurul Hidayah

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya


 

Kanal Citizen Journalism ini merupakan media mahasiswa. Setiap berita/opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis.