Mahasiswa UNDIP Berikan Sosialisasi Mengenai Bahaya Ikan Berformalin

Penyampaian materi oleh Dian Kharisma Nugraha P (Dok. Istimewa)

Ringinpitu, Grobogan – Kesadaran terhadap pemahaman bahaya ikan berformalin merupakan hal yang harus diperhatikan disaat mengkonsumsi ikan dapat dikatakan cukup sering. Pada dasarnya, ikan yang segar dapat dilihat dari warna insang yang merah segar, apabila ditekan kembali ke bentuk semula atau elastis, dan mata pada ikan terlihat jernih.

Salah satu Mahasiswa KKN UNDIP Tim II, Dian Kharisma Nugraha P. berasal dari disiplin ilmu Teknologi Hasil Pangan (FPIK) telah melaksanakan salah satu kegiatan monodisiplin berupa peningkatan pemahaman terhadap bahaya ikan berformalin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Juli 2019. Bertempat di salah satu kediaman warga, kegiatan tersebut sangat disambut baik oleh ibu-ibu PKK Desa Ringinpitu. Antusiasme terhadap adanya kegiatan ini dapat dilihat dari banyaknya ibu-ibu PKK yang hadir, sesuai dengan sasaran kegiatan itu sendiri.

Ikan berformalin (kiri) dan ikan segar tanpa formalin (kanan) (Dok. Istimewa)

Kegiatan dilaksanakan dengan dibawanya contoh ikan yang telah diberi formalin dan ikan yang segar. Ikan yang telah diberi formalin memiliki tekstur yang keras dan apabila ditekan tetap dalam keadaan semula, warna insang yang terlihat merah pucat. Bahaya terhadap akibat mengkonsumsi formalin juga disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Leony Kristya Fadila

Fakultas Hukum