Mahasiswa Undip Ajarkan Karakter 4C Lewat Superhero

Untitled

Saat ini limbah plastik merupakan masalah lingkungan utama yang ada di Indonesia. Limbah plastik merupakan limbah yang tidak akan terurai bahkan sampai 100 tahun lamanya. Sumber utama dari limbah plastik adalah aktivitas rumah tangga. Selama ini, barang-barang rumah tangga banyak menggunakan sachet yang berasal dari plastik.

Permasalahan tersebut mendorong mahasiswa Undip yaitu Rezki (Matematika), Luthfan Abi Hirzi (Teknik Lingkungan), Indri Marlena (Teknik Lingkungan), Vivi Ulfa (Instrumentasi dan Elektronika), dan Suttan Nur Achmad (Fisika) untuk melakukan pendidikan karakter cinta lingkungan kepada siswa-siswi SDN Sendangmulyo 1. Pendidikan ini dilakukan melalui pengenalan superhero penyelamat limbah rumah tangga yang merupakan visualisasi dari olahan limbah rumah tangga yang telah dibuat oleh para siswa. Siswa-siswi diajarkan mengolah limbah plastik menjadi barang bermanfaat dan mengandung estetika tinggi, seperti gantungan kunci, lukisan, serta bros. Selain itu para siswa juga diajarkan cara membuat media edukasi berbasis pengolahan limbah seperti robot dan roket air. Semua alat yang telah dibuat divisualisasikan kepada anak melalui karakter superhero penyelamat lingkungan. Hal itu dilakukan dengan tujuan meningkatkan antusias anak dan memudahkan anak dalam mengingat.

Karakter yang ditanamkan merupakan karakter 4C yaitu cheer, conscious, care, dan creative terhadap pengolahan limbah rumah tangga melalui produk yang telah dibuat. Produk-produk yang dibuat akan dimaksimalkan dan dipasarkan dengan tujuan menanamkan karakter pada anak bahwa sampah bisa dijadikan manfaat, bahkan dapat mendatangkan uang.

Vivi Ulfa
Mahasiswa Jurusan Instrumentasi Elektronika
Fakultas Sains dan Matematika