Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Kalikurmo Ciptakan Alat Penjernih Air Sederhana

Sosialisasi pembuatan alat penjernih air oleh Tim II KKN Undip (Dok. Istimewa)

Air merupakan kebutuhan yang sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia, dimana setaip aspek mebutuhkan air. Kondisi ini mengharuskan manusia memiliki kesadaran pentingnya air bersih dalam kesehariannya atau yang biasa disebut dengan pentingnya pengetahuan mengenai sanitasi. Kebiasaan masyarakat Desa Kalikurmo yang memanfaatkan air dari Kali Tuntang yang digunakan secara langsung tanpa mengalami proses filtrasi sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh sulitnya mendapatkan air sumur karena kondisi geografis yang gersang. Pembuatan program pembuatan dan pegenalan alat penjernih dari karbon aktif ini penting untuk dilakukan guna memastikan masyarakat mendapatkan sanitasi yang lebih baik.

Alat penjernih air sederhana ciptaan Tim II KKN Undip (Dok. Istimewa)

Desa Kalikurmo merupakan salah satu desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Sumber air yang berasal dari kali membuat air yang digunakan untuk mandi, cuci, kakus (MCK) warga tidak bersih dan jernih. Air yang biasanya digunakanpun tidak untuk diminum dan dimasak karena air tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, mahasiswa-mahasiswa Tim II KKN Undip berinisiatif untuk membuat program penjernihan air di Desa Kalikurmo.

Rangkaian program yang dijalankan yaitu memberikan sosialisasi mengenai bahan, cara pembuatan, dan kegunaan dari alat penjernihan air tersebut, serta mempraktikkannya sehingga dapat diketahui dengan jelas perbedaan warna air sebelum dan sesudah disaring. Adapun bahan-bahan yang digunakan yaitu paralon, zeolit, gabus saring, dan air yang akan dijernihkan. Mahasiswa-mahasiswa Tim II KKN Undip berhasil membuat air tersebut lebih jernih dari yang sebelumnya. Dengan adanya alat penjernihan air tersebut dapat membantu mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Kalikurmo.

Hana Septiaswin