• Home »
  • CITIZEN JOURNALISM »
  • Mahasiswa KKN Undip Gelar Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan Bertajuk “ Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Akta Kelahiran”.

Mahasiswa KKN Undip Gelar Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan Bertajuk “ Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Akta Kelahiran”.

Kepala Bidang Disdukcapli, Paryono Arsosiswoyo memberikan materi pada acara “Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Akta Kelahiran” pada Senin, (6/8) di Balai Desa Campursalam(Dok.Istimewa)

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan akta kelahiran, kelompok mahasiswa yang tergabung dalam TIM II KKN Undip untuk menyelenggarakan sosialisasi bertajuk “Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Akta Kelahiran” pada Senin, (6/8) di Balai Desa Campursalam, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan salah satu penerapan dari Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dipelopori oleh Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Kemenko PMK) untuk dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa S1 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Acara yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB menghadirkan Paryono Arsosiswoyo selaku pembicara dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Temanggung. Turut hadir pula Toto Budi Wyanto selaku Camat Parakan, Nurwanto selaku Kepala Desa Campursalam, serta Indranila selaku Dosen Pembimbing Lapangan TIM II KKN Undip wilayah Kecamatan Parakan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat utamanya adalah warga desa Campursalam terkait dengan pentingnya memiliki akta kelahiran sebagai dokumen kependudukan. “Setelah dari kegiatan ini, saya dan teman-teman berharap masyarakat bisa semakin sadar bahwa akta kelahiran itu penting, karena dia bukan dokumen kependudukan biasa, banyak sekali dokumen yang nanti akan diperlukan yang menyertakan akta kelahiran sebagai syarat terlampir,” jelas Riski Budi, Ketua Panitia Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Akta Kelahiran.

Menurut Paryono, akta kelahiran merupakan bukti yang sah mengenai status dan peristiwa kelahiran seseorang yang dikeluarkan oleh Disdukcapil. Dokumen akta kelahiran digunakan sebagai dokumen pendukung pembuatan Kartu Keluarga (KK)  sehingga dapat memperoleh Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat lainnya. “Akta kelahiran adalah bukti sah tentang kelahiran sesorang dan dijadikan dokumen pendukung bagi pembuatan KK agar memperoleh NIK,” ujar Kabid Disdukcapil tersebut kepada peserta sosialisasi. Selain sebagai dokumen pendukung, akta kelahiran memiliki berbagai manfaat seperti: Keperluan sekolah, pendaftaran pernikahan di KUA, pembuatan paspor, sampai pengurusan hak waris.

“Akta kelahiran penting untuk segera diurus karena merupakan gerbang bagi pelayanan masyarakat lainnya seperti pendaftaran sekolah, pernikahan di KUA, dan yang paling sering digunakan ketika pembagian warisan, akta ini bisa jadi bukti legalitas identitas seseorang yang sah dan bisa dijadikan bukti di pengadilan ketika terjadi sengketa pembagian hak waris,” jelas Pariyono.

Dalam sosialisasi yang dihadiri 70 peserta tersebut Pariyono berharap melalui Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan ini masyarakat bisa menjadi lebih terbuka dan semakin sadar akan pentingnya memiliki akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya. “Saya pribadi sangat berharap tertib adiministrasi akta kelahiran ini benar-benar bisa dilaksanakan, Kami dari Disdukcapil sangat terbuka dengan berbagai informasi dokumen kependudukan,” tutup Pariyono dalam materi pada sore hari itu.

Yana Laras Widyowati Astuti

Mahasisw S1-Teknik Industri

Fakultas Teknik Undip