Mahasiswa FK Bahas Langkah Strategis Kawal UKT dan SPI

Mahasiswa FK menghadiri konsolidasi untuk membahas langkah pengawalan UKT dan SPI, Senin (9/5).

Mahasiswa FK menghadiri konsolidasi untuk membahas langkah pengawalan UKT dan SPI, Senin (9/5). (Jazaak/Manunggal)

ManunggalCybernews— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) melakukan konsolidasi terkait Surat Keputusan (SK) Rektor mengenai kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan pemberlakuan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI). Melalui konsolidasi tersebut, mahasiswa FK sepakat untuk membahas langkah strategis dibanding mempermasalahkan SK Rektor. Langkah strategis tersebut merupakan bagaimana cara untuk mengawal UKT dan SPI agar nantinya dapat dikontrol oleh mahasiswa.

“Di sini kita diarahkan kepada dua keputusan yang berat, yaitu memilih untuk melawan atau menerima dengan cara melakukan pengawalan terhadap UKT dan SPI,” kata Rizki Rudwi Pradipta, Ketua BEM FK 2016.

Terdapat lima poin yang telah ditentukan oleh mahasiswa FK Undip dalam konsolidasi tersebut, yaitu sebagai berikut.

  1. Membentuk tim kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari perwakilan mahasiswa di FK.
  2. Meminta klarifikasi SK Rektor tentang pemberlakuan 2 golongan SPI.
  3. Memastikan calon mahasiwa baru telah dicerdaskan mengenai adanya UKT dan SPI.
  4. Menuntut realisasi kepada rektorat mengenai bantuan untuk membantu mahasiswa kurang jalur mampu Ujian Mandiri (UM) Undip melalui beasiswa atau donatur.
  5. Meminta rincian untuk transparansi dana pendidikan meliputi UKT, BKT, dan SPI kepada rektorat dan dekanat.

Konsolidasi dilakukan di lobby lantai 2 Gedung B FK Undip, Tembalang, Senin (9/5). Dalam konsolidasi ini, BEM FK mengundang seluruh mahasiswa FK untuk menentukan sikap yang harus diambil terkait SK Rektor tersebut. (Jazaak/Manunggal)