Mahasiswa dan Dosen Ilmu Komunikasi Ajak Anak Bijak Menonton TV

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Tandiyo Pradekso memberikan materi pembuka mengenai literasi media kepada orang tua murid, Sabtu (28/11) di SDN Ngesrep 02 Semarang. (Dok. Pribadi)

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Tandiyo Pradekso memberikan materi pembuka mengenai literasi media kepada orang tua murid, Sabtu (28/11) di SDN Ngesrep 02 Semarang. (Dok. Pribadi)

ManunggalCybernews – Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip melakukan kegiatan komunikasi pemasaran sosial bertajuk “Matikan Tvmu, Buka Bukumu” yang menyasar orang tua dan anak-anak kelas III, IV, dan V SDN Ngesrep 02 Semarang pada Sabtu (28/11). Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan anak-anak agar dapat menggunakan televisi secara bijak.

Dewi Nur Cahyaningsih, salah satu mahasiswi yang terlibat dalam kegiatan ini mengatakan tayangan televisi hari ini dinilai kurang edukatif sehingga orang tua dan anak-anak perlu mendapat pengarahan salah satunya melalui literasi media ini.

Menurutnya, tidak semua tayangan dalam televisi memiliki nilai-nilai edukatif yang dapat mendidik anak-anak. Sehingga, anak-anak yang memiliki intensitas menonton televisi terlalu tinggi tanpa pendampingan orang tua, dikhawatirkan akan meniru nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Adapun, 28 mahasiswa serta beberapa dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Undip terlibat dalam kegiatan ini.

“Untuk kampanye ini kami melakukan serangkaian acara, seperti membagikan sign warning berbentuk kancil, stiker yang dipasang di area televisi, pembagian buku dongeng cerita rakyat Indonesia, kartu kancil untuk monitoring perubahan perilaku anak, serta mengadakan acara penyuluhan bagi orang tua yang dilaksanakan hari ini (28/11), dan acara puncak yakni pentas seni sekaligus pemberian reward bagi adik-adik pada 19 Desember nanti,” ujar Suzka Adiratna, mahasiswa yang bertugas sebagai pengarah program kampanye dalam rilis yang dikutip Manunggal, Kamis (3/12).

Melalui kegiatan ini, kata Suzka, pihaknya ingin agar anak-anak SDN Ngesrep 02, khususnya kelas III, IV, dan V dapat mengontrol intensitas penggunaan televisi dengan mengalihkan kegiatan pada kegiatan membaca buku anak-anak.

Lintang Ratri Rahmiaji, dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, menyampaikan materi mengenai bahaya-bahaya dalam tayangan televisi, dampak bagi anak, dan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak ketika menonton tayangan televisi.

Senada, Tandiyo Pradekso mengatakan kesibukan orang tua dalam mengurus pekerjaan membuat mereka lalai dalam mendampingi anak-anak. “Orang tua sibuk dengan pekerjaan, ya itu sering jadi kendala dalam pendampingan anak, sehingga lepas begitu saja,” jelas Tandiyo Pradekso, dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran Sosial.

Guru sekaligus wali kelas III SDN Ngesrep 02 Semarang, Maria Suprihatiningsih mengaku senang dengan adanya kampanye bertajuk “Matikan Tvmu, Buka Bukumu”. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu para orang tua untuk dapat berpikir lebih terbuka dalam melakukan pendampingan terhadap anak-anak ketika menonton televisi.

“Anak dididik tidak hanya di sekolah, namun juga melalui pendidikan yang ditanamkan dari lingkungan terutama keluarga. Mengingat waktu anak berada di sekolah tidak lebih banyak dari ketika anak berada di rumah. Orang tua murid juga sangat antusias dengan kegiatan hari ini,” ujar Maria. (Klaudia/Manunggal)