Mahasiswa Baru DIII Bebas SPI

(Ilustrasi: Adi/Manunggal)

(Ilustrasi: Adi/Manunggal)

 

ManunggalCybernews—Rencana penarikan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) kepada mahasiswa baru program Strata 1 (S1) yang diterima melalui jalur Ujian Mandiri (UM) 2016 semakin menguat. Kendati demikian, SPI tidak dibebankan pada mahasiswa baru program Diploma III (DIII).

Dalam audiensi di Student Centre pada Senin (21/2), Prof Muhammad Zainuri, Pembantu Rektor (PR) I menegaskan, subsidi negara diberikan pada mahasiswa S1. “Kalau yang DIII itu SPP-nya ditetapkan program masing-masing, jadi sebetulnya tidak pakai UKT pun sudah self-succifient,” katanya.

Lebih lanjut, Prof Zainuri mengungkapkan, pada awalnya DIII merupakan transformasi dari pendidikan keahlian yang dilaksanakan Undip pada 1992. Namun, karena ada kebijakan pemerintah mengenai penyesuaian terhadap Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang menjadi standar pendidikan nasional, serta untuk memudahkan pemenuhan lowongan pekerjaan, maka pendidikan keahlian itu dipindahkan menjadi program sekolah vokasi.

“Karena DIII itu sekolah vokasi, maka tidak ada jenjang untuk melanjutkan ke S1 ilmu murni. Karena itu, mulai tahun ini diciptakanlah sekolah vokasi, di mana memberikan kesempatan kepada mahasiswa DIII untuk melanjutkan ke DIV karena standarnya sama dengan S1 ilmu murni. Jadi, kalau Anda diterima pegawai negeri, gajinya sama,” ujar Prof Zainuri.

Sekolah vokasi nantinya juga akan menerapkan program magister terapan. Namun, Undip belum membuka program S3 bagi mahasiswa sekolah vokasi.

“Mungkin 1 Mei sudah ditetapkan sekolah vokasi. Jadi, nanti di Undip ada yang berubah. Yang tadinya program pascasarjana menjadi sekolah pascasarjana dan program DIII menjadi sekolah vokasi. Dengan adanya program seperti ini, nanti keuangan akan bersifat mandiri,” kata Prof. Zainuri. (Ayu/Manunggal)