Mahakarya Usung Musik Kontemporer

Penampilan Rara Sekar dan Ananda Badudu Banda Neira dalam Mahakarya FIB 2015, Sabtu (28/11)

Penampilan Rara Sekar dan Ananda Badudu Banda Neira dalam Mahakarya FIB 2015 di FIB Undip Peleburan, Sabtu (28/11). (Anis/Manunggal)

ManunggalCybernews—Divisi Minat dan Bakat (Mikat) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip mengadakan pagelaran seni Mahakarya 2015 bertajuk Revive the Antiques di pelataran kampus FIB Undip Peleburan, Sabtu (28/11). Tema musik kontemporer yang diusung bertujuan untuk menampilkan sesuatu yang unik dan berbeda, yaitu penggabungan antara musik tradisional, gambang, dan musik modern.

Acara tahunan yang dimulai sekitar pukul 16.00 ini, menghadirkan bintang tamu Banda Neira dan Senggol Tromol. Selain itu, ada penampilan dari audisi band, Rotasi FIB, seni rupa pertunjukan, Teater Emka, dan Cultural Symphony Orchestra.

“Jika Mahakarya di tahun pertama menyuguhkan wayang orang dan tahun kedua kolaborasi tari seluruh nusantara, maka tahun ini ada Cultural Symphony Orchestra yang menggabungkan semua unsur seni tersebut. Jadi, tingkat keseruannya makin bertambah,” kata Kusumaningrum Herdayanti, Ketua Panitia Mahakarya 2015.

Pagelaran ini sudah digarap sejak tahun lalu dengan proses yang cukup lama. Persiapan mental pun dilakukan oleh seluruh panitia karena di hari yang bersamaan ada beberapa acara lain yang juga diadakan di Semarang. Meski terkendala dana dan masalah teknis, acara dapat berjalan dengan lancar.

Teamwork yang bagus dari panitia karena acara dapat terlaksana dengan meriah. Diusahakan selalu mencari varian baru dalam isi acaranya supaya penonton nggak bosen. Mungkin bisa juga bikin maskot Mahakarya untuk promosi dan eksistensi,” ujar Ma’as, salah satu penonton dari Jurusan Sejarah Undip. (Indras, Anis/Manunggal)