LKMM TM Lebih Teoritis

Foto bersama peserta LKMM Madya usai penutupan, Rabu (11/11). (Dok. Pribadi)

Foto bersama peserta LKMM Madya usai penutupan, Rabu (11/11). (Dok. Pribadi)

ManunggalCybernews—Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) Undip telah dilaksanakan di Salatiga, Selasa-Kamis (10-12/11). Pelatihan ini merupakan jenjang ketiga dari total empat tingkatan pelatihan kepemimpinan yang disusun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti).

Terdapat beberapa perbedaan dalam pelaksanaan LKMM TM tahun ini. Wakil Ketua PSDM BEM Undip, Noval Kurniawan, mengatakan pemandu pelatihan tahun ini mayoritas berlatar belakang akademis yang berasal dari Undip dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sedangkan tahun kemarin berlatar belakang praktisi.

Noval menganggap orang aktivis jiwanya jiwa mahasiswa. Sedangkan pemandu LKMM tahun ini lebih ke jiwa dosen. Imbasnya, peserta dibekali dengan pengetahuan menjadi pemimpin yang sangat paham secara teoritis terhadap organisasi yang dipimpinnya tapi kurang untuk penerapan langsung di lapangan. “Secara materi lebih dapet yang sekarang. Secara sosial politiknya, nggak dapet yang sekarang,” terang Noval.

Perbedaan pada LKMM tahun ini juga terdapat dalam penugasan lapangan. Tahun ini peserta ditugaskan turun ke beberapa organisasi pemerintahan pada H-2 LKMM. Berbeda dengan tahun lalu yang penugasan lapangan dilakukan saat hari H. Penugasan ini diubah waktu pelaksanaannya untuk mengantisipasi banyaknya waktu dihabiskan pada hari H.

“Menjadi hal yang menyenangkan ketika kau berada di antara orang-orang yang memiliki integritas dan self achievement tak terbatas. LKMM Madya tahun ini memberi cerita penuh makna dimana para peserta ditempa, dibina dan dibuat berdaya,” kata Anishof, salah satu peserta LKMM.

LKMM TM adalah latihan kepemimpinan yang bertujuan membekali para mahasiswa kemampuan untuk mengelola suatu organisasi dengan peran mereka sebagai pemimpin. (Kalista/Manunggal)