Lawan Radikalisme, Undip Berikan Pendidikan Karakter dan Tingkatkan Pengawasan

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama menyampaikan pidatonya dalam upacara Penerimaan Mahasiswa Baru Undip, Senin (5/8).

ManunggalCybernews – Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Undip Tahun Akademik 2019/2020 diselenggarakan pada Senin (5/8), bertempat di Stadion Undip, Tembalang. Sebanyak 11.586 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, Ujian Mandiri, Kemitraan, Bibit Unggul (SBUB), International Undergraduate Program (IUP) dan Prestasi (PSSB). Selain itu terdapat 10 mahasiswa jalur Afirmasi Perguruan Tinggi (ADik) dan 1 mahasiswa asing.

Prof. Yos menyampaikan upaya Undip dalam melawan paham radikalisme

Dalam Pidatonya, Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama menyampaikan bahwa Undip menjunjung nilai Pancasila dan melarang paham radikalisme dan kesukuan. “Di Undip, tidak boleh ada paham-paham radikalisme, kesukuan, hoaks, dan lain-lain. Paham atau ideologi yang menyimpang dari Pancasila tidak ada tempat di bumi Universitas Diponegoro,” ujarnya.

Sebagai upaya melawan paham radikalisme, Undip memberikan pendidikan karakter untuk mahasiswa baru dan meningkatkan pengawasan melalui dosen. “Besok di proses pendidikan karaker disampaikan pemahaman-pemahaman tentang itu. Kemudian para dosen wali dan dekan harus turun ke bawah,” ujarnya saat ditemui.

Mahasiswa baru Undip mengikuti Upacara PMB di Stadion Undip, Tembalang

Selain itu, Undip melarang tegas segala bentuk perpeloncoan dan penistaan karena hal itu merupakan pelanggaran atas Hak Asasi Manusia (HAM). “Laporkan saja pada rektor atau wakil rektor atau dekan. Jika masih ada praktek perpeloncoan dalam bentuk apapun,” tambah Prof. Yos. (Erlin/Manunggal)