Launching Kapal, Tim Ksatria Hydros Siap Ikuti Hydrocontest 2018

Launching kapal Tim Ksatria Hydros dilakukan langsung oleh Kepala Departemen S1 Teknik Perkapalan Undip, Senin, (9/7) di Dekanat Fakultas Teknik Undip sebagai bentuk pelapasan tim untuk kompetisi Hydrocontest. (Kadek/Manunggal)

ManunggalCybernews—Tim Ksatria Hydros Undip resmi menyelanggarakan launching dua kapal yang akan diikutsertakan dalam kompetisi Hydrocontest 2018 di Saint Tropez, Prancis, 2-10 September mendatang. Peresmian kapal yang diselenggarakan pada Senin, (9/7) di Dekanat Fakultas Teknik Undip Tembalang dilakukan oleh Kepala Departemen S1 Teknik Perkapalan.  Launching ini merupakan salah satu prosesi pelepasan tim untuk mewakili Undip di kompetisi yang digelar rutin setiap tahunnya sejak tahun 2013.

Adapun kapal yang diberangkatkan melalui jalur darat, akan diberangkatkan lebih dulu pada tanggal 15 Juli, sedangkan tim akan  berangkat pada 30 Agustus mendatang. Tim Kstaria Hydros merupakan salah satu dari tiga tim perwakilan Indonesia yang menginisasi dan melatih mengembangkan inovasi di bidang hydromodelling, meliputi desain analisis dan pengembangan hull yang efisien. “Tim beranggotakan 21 orang yang terdiri dari mahasiswa S1 Teknik Perkapalan, D3 Teknik Perkapalan, dan Teknik Elektro. Kami mengirimkan dua kapal untuk tiga kategori lomba, yaitu kategori mass transport, light weight, dan long distance,” jelas Ervin Rivaldi selaku ketua tim.

Untuk kategori mass transport diikutkan Kapal KH-105 HW RE yang merupakan kapal barang dengan kelebihan dapat mengakut beban lebih dari 200 kg dengan daya jelajah 400 meter. Pada kategori light weight dan long distance diikutkan Kapal KH-106 HW LE yang merupakan kapal penumpang yang didesain streamline untuk mendukung performa secara aerodinamis dan hydrodinamis. Tipe hull catamaran dengan bangunan atas terpisah dengan demihull. “Untuk mass transport, pengembangan kapal kami ke arah kapal kontainer yang dapat mengangkut beban sebanyak mungkin dengan jarak tempuh sesingkat mungkin. Untuk kapal penumpang, kami lebih mengutamakan faktor kenyamanan, yaitu menggunakan lambung ganda agar lebih stabil bagi penumpang,” lanjut Ervin.

Tim Ksatria Hydros beserta kapal KH-105 dan KH-106 yang akan mengikuti ajang Hydrocontest di Saint Tropez, Prancis. (Kadek/Manunggal)

Tahun ini, merupakan tahun pertama bagi Undip dalam mengikuti kompetisi Hydrocontest, sehingga persiapan yang dilakukan cukup lama. Sejak November 2017 telah dilakukan rapat dan analisa pembuatan kapal hingga berhasil diresmikan. Proses manufaktur kapal yang menelan biaya hampir Rp60 juta ini dilakukan di tiga tempat berbeda yaitu, Sidoarjo jasa hoocraft, CV Berkah Mairin, dan di Laboratorium Teknik Perkapalan Undip.

Tim Ksatria Hydros, telah melalui serangkaian seleksi untuk mengikuti kompetisi internasional ini. Hingga akhirnya, Undip dapat menjadi salah satu peserta dari berbagai universitas di dunia. “Seleksinya berupa pengiriman berkas dan penjelasan inovasi kapal. Tim yang lolos sebanyak 32 tim dari 25 negara berbeda,” jelas Ervin.

Mengenai pemberangkatan tim, Ervin menjelaskan bahwa pihak kampus selalu memberikan dukungan hingga proses peresmian ini berlangsung. “Dukungan yang diberikan mulai dari materi sampai non materi. Pihak dosen pun membimbing mulai dari analisa sampai kesiapan mental kami,” tambahnya.(Kadek/Manunggal)