Kronologi Pembubaran Konsolidasi Akbar UKT SPI

ManunggalCybernews—Konsolidasi akbar yang merupakan konsolidasi lanjutan (11/5) dibubarkan paksa oleh pihak keamanan. Berikut kronologi konsolidasi berdasarkan pantauan Tim LPM Manunggal.

Sekitar pukul 17.15 WIB
Pembukaan konsolidasi dilanjutkan dengan pembahasan enam tuntutan dari konsolidasi sebelumnya. Beberapa poin mengalami perubahan redaksional serta digantinya poin ke enam.

Sekitar pukul 21.00 WIB
Petugas keamanan kampus mendatangi forum konsolidasi untuk mengingatkan forum agar segera meninggal Student Center karena telah melewati jam malam kampus.

Sekitar pukul 22.30 WIB
Terdapat usulan penambahan poin kebebasan berekspresi dan berkegiatan dari mahasiswa FIB dan FH. Terjadi pro kontra terhadap penambahan poin tersebut.

Pukul 23.38 WIB
Mahasiswa FK meninggalkan forum. “Kami ke sana datang untuk konsolidasi UKT dan SPI. Poin terakhir yang diajukan (kebebasan berekspresi, red) kami anggap sudah tidak sesuai pandangan,” ujar Ketua BEM FK, Rizky Rudwi Pradesta ketika dimintai keterangan alasan mahasiswa FK walk out melalui telepon (14/5).

Pukul 23.39 WIB
BEM Undip meninggalkan forum. “Saya hanya mengingatkan dan mengusulkan juga, terkait sudah di-calling (ditelepon pihak keamanan, red) beberapa kali, jadi kami mengusulkan untuk forum ini di-pending. Monggo, jika kawan-kawan mau melanjutkan diskusi ini,” ujar Fawaz Syaefullah, Ketua BEM Undip diikuti dengan pembubaran massa BEM Undip.

Sesaat setelah BEM Undip meninggalkan forum, salah satu mahasiswa peserta konsolidasi Samuel B Rajagukguk, maju ke tengah forum “Ini benar benar gila, satpam yang harusnya melindungi malah memanggil polsek ke sini,” tiba-tiba beberapa oknum masuk ke tengah forum dan salah satunya menghalangi Samuel. Sejumlah mahasiswa yang tidak terima mencoba menghentikan perlakuan oknum tersebut.


Pukul 23.42 WIB
Massa bergerak bubar sembari menggaungkan lagu Indonesia Pusaka.

(Gina, Astrid, Mei, Jazaak/Manunggal)