KOPHI Semarang Lakukan Aksi Cabut Paku

Aksi cabut paku di pohon oleh calon anggota KOPHI Semarang, Sabtu (2/4). (Dok. Istimewa)

Aksi cabut paku di pohon oleh calon anggota KOPHI Semarang, Sabtu (2/4). (Dok. Istimewa)

Calon anggota KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau indonesia) Semarang melaksanakan aksi cabut paku di pohon, pada Sabtu (2/4), di daerah Trangkil, Gunung Pati. Aksi yang dilakukan merupakan salah satu syarat menjadi anggota KOPHI, sekaligus memperingati hari kehutanan sedunia 20 Maret dan hari bumi yang jatuh pada 22 April.

“Aksi cabut paku di pohon ini bertujuan menghilangkan paku-paku yang menancap di pohon, pohon juga makhluk hidup yang memiliki hak hidup, adanya paku di pohon menyebabkan kerusakan pada pohon sehingga pertumbuhan pohon terhambat,” ujar Emas Agus Prasetyo.

Jalan menuju kampus Unnes tersebut dipenuhi pohon yang banyak dipasangi poster dengan paku-paku yang menancap. Paku yang berhasil dicabut sejumlah delapan puluh delapan paku, dengan keadaan sudah berkarat karena terlalu lama menancap di pohon, bahkan beberapa paku ditemukan telah tertutup oleh kulit dari pohon tersebut sehingga sulit di cabut.

“Kita harus sama-sama sadar peran pohon dalam kehidupan, sebagai mahasiswa yang peduli akan lingkungan haruslah menjaga akan kelestarian lingkungan,” ucap Koordinator aksi lapangan Chlara.

Melalui aksi dari calon anggota ini dapat dijadikan suatu awalan untuk terus mencintai lingkungan dan dapat dijadikan salah satu agenda rutin dari KOPHI tiap tahunnya, “Solusi yang dapat kami berikan untuk masyaratkat yang ingin menempelkan iklan, dapat dilakukan dengan menggunakan tali rafia atau mendirikan iklan sendiri dengan bambu.” tambah Chlara

 

Kontributor:
Nuraini Fadhilasari
Mahasiswa Biologi 2013
Fakultas Sains dan Matematika