Komunitas KAN Adakan Aksi Ayo Tanam KAN!

KAN

Pendiri Komunitas Kertas Anak Negeri (KAN), Ferindo Putra menanam bibit bakau. (Annisa DP/Manunggal)

ManunggalCybernews – Kertas Anak Negeri (KAN) mengadakan aksi peduli lingkungan bertema Ayo Tanam KAN! berupa penanaman 1000 pohon bakau di Pantai Maron, Semarang, Sabtu (7/3). Sebanyak 80 peserta ambil andil dalam aksi ini.

KAN merupakan komunitas social-preneur yang bergerak di bidang bisnis dan lingkungan. Komunitas yang dibentuk pada 17 November 2014 ini, digawangi oleh Ferindo Putra dan Yama Fresdian, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang (Polines).

Sesuai dengan namanya, komunitas ini berfokus pada pengumpulan kertas bekas dan penghancuran dokumen. Profit yang mereka peroleh dari pengumpulan kertas dan penghancuran dokumen selama ini tidak serta merta digunakan untuk kepentingan pribadi. Sebagian mereka sisihkan untuk menggelar aksi tanam pohon.

Aksi Ayo Tanam KAN! merupakan aksi perdana KAN. Dalam aksi ini, KAN bekerjasama dengan pihak Bandara Ahmad Yani, Phapros, dan petani bakau. Aksi yang berlangsung sekitar pukul 07.00 – 11.00 WIB ini, juga menggandeng beberapa mahasiswa dari Polines dan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) sebagai panitia aksi Ayo Tanam KAN!

“Pohon bakau ini banyak manfaatnya. Selain mencegah abrasi, seluruh bagian dari pohon bakau dapat dimanfaatkan. Getah dari rantingnya dapat digunakan sebagai pewarna batik, daunnya dapat dikonsumsi sebagai kerupuk, dan buahnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuat bolu,” ungkap Ferindo.

Selain di Pantai Maron Semarang, KAN berencana menggelar aksi serupa di Jakarta, Pemalang, Pekalongan, Jepara, Kudus, dan Surabaya.

“Acaranya asyik, tapi aku rasa panitia kurang bisa menghandle peserta yang sebanyak ini. Tapi aku harap Unnes juga bisa mengadakan aksi seperti ini, tidak hanya saat KKN,” ujar Ajeng, mahasiswi Jurusan Bahasa Jawa Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Anissa DP/Manunggal)