Koalisi Semarang untuk Munir Gelar Pameran Seni

Seorang pengunjung sedang mengamati lukisan Ibu Bunga Melawan Lupa karya Saifuddin Hafiz dalam Pameran Tunggal Seni Rupa Melawan Lupa: Tribute to Munir di Gedung Notariat Undip Pleburan, Selasa (9/11). (Gina/Manunggal)


ManunggalCybernews – Dalam rangka memperingati 10 tahun meninggalnya Munir Said Thalib, Koalisi Semarang untuk Munir menggelar Pameran Tunggal Seni Rupa Menolak Lupa karya Saifuddin Hafiz diselenggarakan di  Gedung Notariat Undip Pleburan, Minggu hingga Kamis (7-11/9) lalu.

Acara yang dibuka Rektor Undip, Prof Sudharto P Hadi SH, ini tidak hanya memamerkan karya berupa lukisan dan beberapa instalasi, melainkan juga memiliki serangkaian kegiatan, seperti panggung budaya, kampanye damai, dan diskusi.

Enam belas judul karya yang dipajang dalam pameran berjudul Tribute to Munir ini telah digarap Saifuddin Hafiz sejak 2012. Menurut seniman kelahiran 6 Agustus 1970 itu, kepuasan batin bagi seorang seniman itu penting. Hal tersebutlah yang mendorongnya untuk menggelar pameran di sejumlah daerah di Indonesia.

“Pada 2012 ini, saya mulai bikin karya, saya dedikasikan untuk Munir. Kemudian, saya kenal dengan teman-teman AJI (Aliansi Jurnalis Independen, red) di Semarang. Kemudian, saya menawarkan, ‘bisa enggak saya adakan pameran saya?’. Kemudian, mereka oke dan yang jadi panitia semakin banyak. Akhirnya, sekalian kita bikin nama Koalisi untuk Munir,” ujar seniman jebolan Pendidikan Seni Rupa Sekolah Tinggi Seni Indonesia (ISI) Surakarta tersebut.

Sebelum menggelar pameran di Semarang, Saifuddin telah menggelar pameran dedikasinya untuk Munir yang pertama di Rumah Seni Lokananta, Solo. Rencanya, dia akan menggelar pameran di tiga tempat. Namun, dia belum dapat memastikan di mana lokasi pamerannya yang ketiga.

“Nanti terakhir mau tak bawa kalo enggak ke Jogja ya Jakarta. Target saya tiga kali,” katanya.(Gina/Manunggal)