Ketua SM FT: Sterilisasi Dua Bulan itu Keputusan Kurang Tepat

Foto Ilustrasi. (Nina/Manunggal)

Foto Ilustrasi. (Nina/Manunggal)

ManunggalCybernews—Kaderisasi Fakultas Teknik (FT) diwarnai polemik. Adanya dua surat edaran dari Dekan FT memunculkan berbagai macam respons dari mahasiswa. Baik audiensi antar mahasiswa maupun antara mahasiswa dengan pihak birokrasi juga diadakan untuk membahas masalah tersebut.

“Mengenai audiensi selama ini, yang jelas bagaimana kita bisa memperkuat pendapat kita bahwa kaderisasi itu memang dibutuhkan dan keputusan tentang sterilisasi 2 bulan itu merupakan keputusan yang kurang tepat. Ketika kita lulus kita dituntut untuk mendapatkan hardskill dan softskill,” kata Aqib Abdul Aziz D K, Ketua Senat Mahasiswa (SM) FT 2016.

Polemik terkait kaderisasi diawali oleh adanya Surat Edaran No. 8154 pada 14 Juli lalu yang berisi beberapa peraturan terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2016/2017. Dalam surat tersebut, terdapat beberapa larangan di antaranya larangan untuk memerintahkan, mengarahkan, dan menyuruh lakukan sesuatu terhadap mahasiswa baru selain tugas-tugas resmi dari Fakultas/Departemen/Program Studi dalam rangka PMB dan melakukan segala bentuk kegiatan yang melibatkan calon dan/atau mahasiswa baru sejak saat pelantikan oleh Rektor sampai dua bulan setelahnya.

Surat edaran tersebut kemudian dilanjutkan oleh Surat Edaran No. 9494 yang dikeluarkan pada Minggu (21/8) yang menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, masih terdapat himpunan mahasiswa yang melakukan pelanggaran terkait surat edaran sebelumnya. Dalam surat edaran kedua, mahasiswa diminta untuk menghentikan segala aktivitas yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan yang ada pada surat tersebut.

Apabila tetap ada pelanggaran, ada sanksi berupa tidak diizinkan menggunakan nama Undip dan/atau tidak diberikan pendanaan pada seluruh kegiatan kemahasiswaan pada Departemen/Prodi tersebut. Sementara itu, pelaku pelanggaran perorangan akan dikenakan sanksi akademik dan hukum sesuai peraturan yang ada.

Lebih lanjut, Aziz menyuarakan pendapatnya mengenai kaderisasi. “Kaderisasi merupakan pijakan awal untuk mengikuti organisasi. Mahasiswa harus mendapatkan kaderisasi, contohnya dalam kaderisasi itu kita juga dituntuk untuk menghasilkan ide-ide dan juga terlibat dalam kegiatan PKM. Itu merupakan salah satu alasan bahwa kaderisasi itu harus,” ujar Aziz yang ditemui pada Jumat, (2/9).

Di sisi lain, bocornya percakapan pengaduan dari beberapa mahasiswa baru FT kepada perwakilan Dekanat FT menjadi viral pada beberapa hari terakhir.  (Ayu/Manunggal)