Kelas Internasional Jadi Program Unggulan

Demi wujudkan salah satu visi Undip yaitu menjadi universitas riset internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) siap bersaing dikancah internasional dengan membuka International Undergraduate Program (IUP), Jumat (13/5) di Undip Tembalang. (Norma/Manunggal)

Demi wujudkan salah satu visi Undip yaitu menjadi universitas riset internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) siap bersaing dikancah internasional dengan membuka International Undergraduate Program (IUP), Jumat (13/5) di Undip Tembalang. (Norma/Manunggal)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip siap bersaing di kancah internasional dengan membuka International Undergraduate Program (IUP). Dibukanya program ini merupakan upaya untuk mewujudkan visi Undip yaitu, menjadi universitas riset pada tahun 2020. Berbeda pada kelas reguler, kelas internasional memiliki berbagai macam program pembelajaran yang melatih softskill mahasiswa.

Pembantu Dekan I FEB, Anies Chariri menjelaskan tuntutan dari status Undip sebagai PTN-BH adalah ekspos internasional salah satunya dengan pengadaan kelas internasional atau disebut International Undergraduate Program (IUP). “Undip kan PTN-BH, visinya menjadi universitas riset internasional. Untuk internasional itu enggak ada upaya lain kecuali ekspos internasional. Salah satunya ekspos internasional ya ada kelas,” ujar Anies saat ditemui tim Joglo Pos pada hari Rabu (4/5)

Selain itu, kebutuhan akan suatu tempat khusus untuk menampung mahasiswa asing yang ingin belajar di Undip menjadi dasar diadakannya kelas internasional. “Karena sering kali ketika saya  mau melakukan kerja sama dengan universitas luar negeri, seperti staff exchange, pertukaran dosen, pertanyaan mereka “kamu punya kelas internasional enggak?”. Nah kalau itu kita enggak punya kan percuma,” jelas Anies.

Kelas internasional ini bukanlah program studi baru melainkan sebuah konsentrasi dari program studi yang telah ada yaitu, manajemen dan akuntansi. “Sebenarnya ini kan kaya konsentrasi. Jadi ada di jurusan akuntansi sama manajemen. Seperti halnya di manajemen ada konsentrasi manajemen pemasaran, konsentrasi strategis, manajemen keuangan, satu lagi konsentrasi bisnis internasional,” ujar Anies.

Kepala bagian International Office, Mirwan Surya Perdhana, mengatakan bahwa FEB sudah melakukan persiapan mengenai kelas internasional sejak lama. “Jadi di tahun 2013 itu kita di jurusan manajemen mengadakan kelas rintisan internasional. Namanya kalau di jurusan manajemen kelas C. Pada kelas rintisan ini ada beberapa mata kuliah yang dilakukan dengan bahasa Inggris,” ujarnya.

Program yang dibuka sejak 27 April hingga 22 Mei 2016 tersebut hanya menampung 50 mahasiswa. “Bisnis internasional ada 25 orang, international accounting ada 25 orang. Karena semakin kecil kelasnya semakin mudah untuk menjaga kualitasnya,” jelas Mirwan.

Pages 1 2