Kebun Cerdas Ceria, Sarana Kembangkan Pendidikan Anak

Dokumentasi Istimewa.

SEMARANG – Selasa (15/5), tim PKM M Undip baru saja mengajak siswa-siswi kelas 4 SDN Kalisegoro untuk belajar tentang struktur tanaman berupa bunga sempurna. Kegiatan berlangsung dengan mangajak siswa-siswi yang berjumlah 27 orang, keluar ruangan untuk mencari satu bunga yang berbeda-beda. Siswa-siswi tersebut diminta untuk menggambarnya dan akan ditunjuk secara acak untuk menjelaskan tentang bagian-bagian bunga dan fungsinya sesuai dengan yang sudah mereka temukan di lapangan.

SDN Kaliseoro terletak di Desa Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Sekolah ini kebetulan memiliki lahan yang cukup luas namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini membuat lima mahasiswa yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa-Masyarakat (PKM M) UNDIP mengembangkan pendidikan berbasis Kebun Cerdas dan Ceria (KENCANA) untuk siswa-siswi SDN Kalisegoro. Tujuan dari pembelajaran KENCANA ini adalah untuk mengajarkan siswa-siswinya tentang cinta lingkungan sekaligus untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini juga mengajak siswa untuk mengelola green house dan melakukan komposting sederhana.

Kegiatan PKM-M ini sudah berlangsung selama hampir satu bulan. Kegiatan pertama dilakukan pada 28 April 2018 berupa perkenalan tim PKM-M dengan siswa-siswi kelas 4 SDN Kalisegoro kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran tentang cara tanaman berkembang biak. Kegiatan pengamatan ekosistem adalah kegiatan praktik yang ketiga. Ada lima praktek yang dilakukan dalam pembelajaran KENCANA, yaitu perkembangbiakan tanaman dengan bibit dan stek, pengamatan ekosistem, pengamatan bagian tanaman, dan pembuatan kompos. Masing-masing praktik selalui diawali dengan penyampaian teori pada hari sebelumnya.

Siswa-siswi SD Kalisegoro nampak bersemangat dan antusias dalam pembelajaran KENCANA. “Senang kak bisa belajar sambil bermain” ujar salah satu siswa. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan langsung murid-murid untuk ikut aktif berperan di dalamnya, sehingga mereka lebih merasa dekat dengan lingkungan alam. “Dalam prosesnya, kami selalu membuat suasana belajar menyenangkan dan membuat peserta selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatannya. Kemudian kami berikan hadiah bagi peserta yang aktif dalam kegiatan tiap minggunya.” ujar Shasa, ketua PKM-M KENCANA.

Tim PKM-M KENCANA berharap, setelah adanya kegiatan ini murid-murid dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan dapat mengembangkan kebun sekolahnya sendiri sebagai media pembelajaran di luar kelas. Tim PKMM KENCANA ini juga akan terus memonitor perkembangan media pembelajaran tersebut “Kami berharap, kelak SDN Kalisegoro dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk menerapkan pendidikan berbasis lngkungan alam dan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekita dengan hasil olahan kebunnya”, ujar Ingerawi.

Oleh : Ingerawi Sekaring Bumi

Mahasiswa Jurusan S1 Teknik Sipil

Fakultas Teknik