Kampanye Perdana Pemira Undip 2017, SV Beri Jamuan.

Kedua paslon menanggapi pertanyaan dari peserta dengan keadaan wajah berlumur semen sebagai bentuk jamuan dari mahasiswa SV, Senin (30/10) di samping Dekanat SV Undip. (Nanik/Manunggal)

ManunggalCybernews-Kampanye Pemilihan Umum Raya (Pemira) Undip 2017 perdana dilaksanakan pada Senin (30/10) di samping Dekanat Sekolah Vokasi (SV). Kampanye ini diikuti oleh calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa  dan Wakil Ketua BEM, yaitu  pasangan calon (paslon) nomor satu Jonris–Usman dan pasangan calon nomor dua Aab–Ibad. Namun sayangnya, pada kampanye perdana ini tidak dihadiri oleh Jonris, calon Ketua BEM paslon nomor satu.

Ketika dikonfirmasi, Usman Andriyanto mengatakan ketidakhadiran Jonris P. Nainggolan dalam kampanye perdana karena pulang kampung. “Jonris dua hari yang lalu disuruh pulang oleh orangtuanya karena kondisi ibundanya sedang sakit. Insya Allah, malam ini sampai di semarang pukul 9 malam seharusnya bisa berkumpul tapi pesawat delay jadi terlambat sampai di sini,” jelas Usman.

Saat kampanye, mahasiswa SV memberikan sambutan dengan “jamuan” yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Penyambutan ini adalah kebudayaan dari SV. Dari dulu D3 teknik sudah punya budaya masing-masing, dari perkapalan menyebutnya dengan air kebanggaan, elektro dengan baterai, kalo sipil dengan semen, kimia dengan bahan-bahan kimianya,” jelas Bima Wicaksono, perwakilan mahasiswa D3 Teknik Perkapalan.

Dia menambahkan bahwa hal–hal tersebut sebagai bentuk pengenalan, agar ketua dan wakil BEM Undip yang nantinya terpilih bisa mengetahui karakter SV. Hal ini bukanlah sebuah perpeloncoan, tambah Bima, tetapi merupakan cara mahasiswa SV memperkenalkan diri agar lebih dekat. ”Anak teknik terkenal dengan orang yang bersentuhan dengan benda-benda tersebut,” ujar Bima. (Dimas, Nanik/Manunggal)

[ Ralat ]

Pada kalimat terakhir di paragraf pertama berita ini sebelumnya tidak dicantumkan alasan ketdakhadiran salah satu calon Ketua BEM Undip 2018, Jonris P. Nainggolan, dalam kampanye perdana. Kalimat tersebut kami koreksi dengan menambahkan alasan ketidakhadiran tersebut yang sudah kami tanyakan kepada calon Wakil Ketua BEM Undip 2018, Usman Andriyanto.

Kami mohon maaf atas kekurangan informasi tersebut dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih.