Kampanye Go Undip KTR dalam HTTS 2015

Para peserta HTTS melakukan long march dan orasi untuk menyuarakan kampanye Go Undip KTR, di sepanjang jalan depan Kampus FEB, Jumat (29/5). (Kiki/Manunggal)

Para peserta HTTS melakukan long march dan orasi untuk menyuarakan kampanye Go Undip KTR, di sepanjang jalan depan Kampus FEB, Jumat (29/5). (Kiki/Manunggal)

ManunggalCybernews—Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh setiap 31 Mei, diperingati oleh BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan menggelar serangkaian kegiatan di Kampus FKM Undip, Jumat (29/5). Acara tahunan ini, menyuarakan Undip sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam kampanye Go Undip KTR.

“Tidak mustahil untuk berhenti merokok. Yang penting dari diri kita sendiri niat sedikit demi sedikit mengurangi rokok,” kata seorang mantan perokok, Egi.

Ketua BEM Undip, Risky Haerul Imam mengatakan, upaya mewujudkan kampanye tersebut bukanlah perkara gampang. Namun, BEM Undip telah membahas tentang kebijakan Undip Kawasan Tanpa Rokok bersama pihak rektorat dan kebijakan tersebut akan segera diujicobakan di kawasan Student Centre, September mendatang.

Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama, juga menyatakan dukungannya terhadap kampanye Go Undip KTR. Menurutnya, upaya mewujudkan hal tersebut akan memakan waktu yang lama karena proses yang cukup panjang.

“Ada orang-orang addict yang susah untuk berhenti merokok. Kita harus meminimalisir mereka dan ditempatkan di tempat yang sesuai,” kata Prof. Yos.

HTTS 2015 dimeriahkan oleh penampilan dari Dipo Orchrestra dan aksi teatrikal dari Studio 8. Turut hadir Denok Kenang Semarang 2014 dan Putra Putri FKM 2014. Pada penghujung acara, seluruh peserta HTTS berfoto bersama dengan membentuk tulisan HTTS 2015. (Kiki/Manunggal)