Jalan Kaki Yuk!

jalan kaki

ManungalCybernews—Bagi sebagian besar mahasiswa, berjalan kaki merupakan perilaku yang sulit dibiasakan. Kendaraan pribadi selalu menjadi andalan untuk mondar-mandir ke tempat photo copy di depan gang atau warung makan di blok sebelah. Padahal, berjalan kaki adalah olahraga ringan yang memiliki banyak manfaat. Membiasakan diri berjalan kaki, dapat membuat tubuh bugar, jantung sehat, dan mengurangi risiko obesitas.

Supaya lebih semangat untuk berjalan kaki, yuk simak tips berikut!

Ubah mindset  

Berjalan kaki memang melelahkan. Tapi coba ingat kembali manfaatnya untuk kesehatan. Apa salahnya sedikit capek untuk menjaga kebugaran tubuh? Lama-lama jika sudah terbiasa, rasa lelah akan berkurang dengan sendirinya.

Jadikan sebagai aktivitas yang menyenangkan

Jadikan berjalan kaki sebagai ajang rekreasi. Misalnya dengan memutari berbagai sudut Kota Lama Semarang atau jalan-jalan di sekitar Waduk Undip. Selain menyehatkan, jalan kaki yang menyenangkan dapat membawa kita ke berbagai tempat yang menarik untuk refreshing.

Mengajak teman-teman

Kita bisa mengajak teman-teman kos untuk berjalan kaki ke rumah makan yang dekat dengan kos atau berbelanja barang kebutuhan di mini market terdekat. Sambil mengobrol dengan teman-teman, jalan kaki dapat menjadi kegiatan yang membuat kita semakin akrab dengan mereka.

Mulai dari jarak terdekat

Mau print tugas atau beli makan di warung ujung jalan? Jalan kaki saja. Memulai dari kebiasaan kecil seperti ini dapat melatih diri untuk tidak malas jalan kaki. Setelah terbiasa dan kebugaran tubuh semakin baik, kita dapat meningkatkan jarah tempuh.

Nah, sebetulnya jalan kaki bukan olahraga yang menjemukan, bukan? Yuk, jalan kaki! (Ayu, dari berbagai sumber)