Jaket Pengatur Suhu Terintegrasi Android

jaket android

Iklim Cuaca di Indonesia memanglah sangat panas, apalagi saat musim kemarau, suhu di berbagai kota di indonesia bisa mencapai 38’C. Ini dikarenakan pemanasan global yang makin parah. Hal ini membuat masyarakat Indonesia malas untuk berjalan kaki dan lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk menempuh jarak yang relatif dekat. Padahal berjalan kaki mempunyai banyak sekali manfaat bagi kita. Hal ini membuat Ravitullah Novan Putra bersama Adelia Titis Nugrahani, Fuad Anshari, Erma Yunita dan Rizky Fajar Maulana membuat sebuah inovasi baru yaitu jaket dengan pengatur suhu yang memanfaatkan sumber energi kinetis sebagai sumber energi dengan media android.

Dengan bimbingan Moediyono, mahasiswa D3 Teknik Elektro Universitas Diponegoro ini membuat alat yang unik. Alat ini menggunakan peltier sebagai pendingin sekaligus penghangatnya, peltier membutuhkan arus 5-7A dan tegangan 12v. Agar peltier bekerja maksimal maka saat dalam mode dingin, bagian panasnya diberi Heatsink dan Fan agar pembuangan panasnya maksimal serta plat pada bagian dinginnya untuk menyalurkan udara dingin, begitu pula sebaliknya.

Sedangkan untuk menyuplai peltier dengan tegangan 12v, dibutuhkan baterai lipo 3 sel.  Untuk mengecas baterai ini, dilengkapi dengan 2 input tegangan, yaitu dari PLN dan dari Induksi Elektromagnetik. Mereka memakai konsep senter kocok, saat komponen induksi elektromagnetik dikocok, maka magnet akan bergerak dalam area kumparan dan akan menimbulkan arus listrik.

Uniknya, alat ini terintegrasi dengan ponsel pintar penggunanya. Rangkaian mikrokontroler yang terdapat dalam alat ini digunakan agar suhu peltier dan presentasi baterai bisa ditampilkan dalam aplikasi android. Maka dari itu, jaket ini sangat mudah diatur suhunya.

“Alat ini memiliki beberapa keunggulan dalam penggunaannya, yakni dapat digunakan sebagai pendingin serta penghangat tubuh pendingin yang sangat efisien tanpa mengeluarkan suatu cairan. tanpa membutuhkan waktu yang lama dalam penggunaannya. Selain itu, alat ini dapat dioperasikan dengan mudah menggunakan aplikasi android,” ungkap Novan.


Oleh:

Ravitullah Novan Putra (21060114060022)

Mahasiswa Jurusan D3-Teknik Elektro

D3tlktro

 

 

 

 


 

Kanal Citizen Journalism ini merupakan media mahasiswa. Setiap berita/opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis.