Jajak Pendapat Kenaikan UKT dan Pemberlakuan SPI 2016

ManunggalCybernews–Wacana mengenai kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) bagi mahasiswa baru 2016 dan pemberlakuan SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) bagi mahasiswa baru jalur Ujian Mandiri 2016 tengah menjadi perbincangan mahasiswa. Namun, hal ini menjadi dilematik di kalangan mahasiswa sehingga menimbulkan pro dan kontra. Berikut adalah beberapa pendapat mahasiswa Undip yang diterima melalui Live Chat ON pada Senin (4/4).

Maaf kak saya mau berpendapat di sini mengenai UKT, kenapa kita selaku mahasiswa tidak mengikuti saja kebijakan dari rektor tentang SPI ini? Kebijakan ini kan tidak serta merta tanpa adanya alasan, pasti ada alasan kenapa adanya sebuah SPI ini. Ya mungkin banyak yang berkomentar bahwa Undip ini kampus rakyat bla bla dan lainnya, kalaupun memang kampus rakyat kenapa ngga semua BEM fakultas mengadakan danusan untuk membantu teman atau adik-adik kita nantinya ? Undip sudah menjadi kampus PTN BH yang otomatis dapat mengatur keuangan sendiri. Coba kita tengok 2-3 tahun yg lalu tentang kebijakan baru UKT, memang awal awal banyak yang kontra tentang masalah UKT ini tapi lama kelamaan banyak mahasiswa yang mendapatkan dampak positif dari masalah UKT ini. Toh kita selaku mahasiswa seharusnya membiarkan apa yang jadi kebijakan diatas kita, kalau nanti memang kedepannya ada masalah baru kita sebagai mahasiswa mengkritisi dan memberikan solusinya. Yang kita perlu disini hanya transparansi danaa, kalau memang ada yang salah

Rifqi
Ilmu Kelautan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 2015

 

Menurut saya SPI harus ada transparansi sendiri untuk kegunaannya. Kami bukannya nggak mau bayar, tapi kami butuh kejelasan atas pembayaran itu. Menurut saya juga UKT ini seringkali tidak pas atau salah sasaran sehingga merepotkan dikemudian hari. Yang saya usulkan adalah adanya pengawalan langsung dari universitas ke jurusan masing-masing untuk memantau kegunaan tersebut. Yang saya kecewakan dengan UKT saya golongan 5 (7,5 juta) fasilitas yang ada di jurusan saya minim sekali, praktikum berantakan. RAB jurusan pun perlu dikaji mengingat naiknya UKT dan adanya SPI. Saya betul- betul tidak setuju jika birokrasi mengatakan “UKT atau tidak, RAB jurusan tetap sama”

Elvira Dwi G.
Teknik Perkapalan
Fakultas Teknik 2013

 

Info mengenai kenaikan UKT dan pemberlakuan SPI yang saat ini beredar membuat sebagian mahasiswa gusar. Untuk meyakinkan mengenai wacana tersebut, sebaiknya ormawa meminta klarifikasi secara langsung kepada birokrasi rektorat. Dan Universitas bisa mempublish info adanya kebijakan tersebut dengan transparan dan memaparkan alasan jika kebijakan itu benar adanya. Kebijakan itu untuk mahasiswa baru saja atau seluruh elemen mahasiswa.

Dengan mengetahui apa alasan yg disampaikan oleh universitas, mahasiswa bisa mengetahui dan mengambil sikap setelahnya.

Universitas mohon memberikan sosialisasi ke berbagai fakultas untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut. Terima kasih.

Jati Indah Wijayanti
Manajemen Pemasaran
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2014

 

Menurut saya UKT dan pengenaan SPI layak diterapkan. Mengingat banyak kebutuhan kita akan fasilitas yang lebih baik. Kuliah tidak eksklusif di Undip, bila orang tua merasa keberatan bisa mencari kampus lain. Untuk masalah transparansi alasan tidak dibuka mungkin masalah etika.

I Gusti Krishna Aditama
Hubungan International
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2012

 

Assalamua’alaikum,
Selamat sore,
Saya tidak setuju dengan adanya kenaikan UKT dan adanya SPI karena apa? Hal ini mampu membuat kampus ini serasa kampus swasta, kampus orang-orang berduit, kampus yang menyaring mahasiswanya berdasarkaan materi belaka tanpa di barengi kualitas dari calon mahasiswanya sendiri. Saya berharap kenaikan UKT maupun adanya SPI dapat di batalkan. Jika dilihat dari SPI Pendidikan Dokter dengan biaya sekitar 250 juta perlu adanya transparansi dari kucuran biaya tersebut. Kalau alasannya UNDIP harus memperbarui atau memperbaiki fasilitas seperti komputer, sarana administrasi dan sarana penunjang lain yang lama, tetapi apakah patut UKT dan SPI begitu dibebankan langsung kepada mahasiwa, lebih baik dalam memperbarui fasilitas secara bertahap sehingga biaya yang di butuhkan dapat di tekan.

Jika alasan yang lain yaitu menuju PTN-BH lebih baik, kita lepaskan PTN-BH toh, dari mahasiswa banyak yang tidak setuju adanya keputusan ini. Saya berharap UNDIP tetap bisa menjadi kampus RAKYAT

Devina A S
Fakultas Kesehatan Masyarakat 2015