Isu Relokasi Warnai UKM Expo 2016

1474382805489

 

ManunggalCybernews— Hiburan, penampilan UKM hingga riuh rendah promosi mengisi Student Centre (SC) pada Senin (20/9). SC merupakan pusat kegiatan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Undip. Selain SC, Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Joglo yang berlokasi di Pleburan telah lebih dulu menjadi lokasi yang menampung berbagai aktivitas mahasiswa. Namun, akhir-akhir ini isu pemindahan UKM yang berada di PKM Joglo ke SC semakin berkembang.

PKM Joglo ditempati oleh tujuh UKM, yakni Resimen Mahasiswa (Menwa), Racana, Paduan Suara Mahasiswa (PSM), Kesenian Jawa (KJ), LPM Manunggal, Perhimpunan Seni Foto Mahasiswa (Prisma) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Wapeala). Kondisi PKM Joglo yang kurang terawat menjadi salah satu landasan dilakukannya relokasi.

Sigit Purnomo, Ketua UKM KJ mengungkapkan bahwa sebelumnya kabar tersebut telah disampaikan dalam rapat koordinasidengan pihak rektorat di SC pada Juli lalu. Pengelola KJ pun telah berdiskusi secara pribadi dengan rektorat. “Itu sekitar dua minggu yang lalu. Sebenarnya kami tidak masalah dengan pemindahan tersebut, tetapi kami meminta adanya tempat yang sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa KJ memerlukan tempat yang luas untuk menampung gamelan dan dapat digunakan untuk berlatih. Sementara, ruangan yang ada di SC dinilai kurang luas dan memiliki suasana yang kurang kondusif untuk berlatih.

Di sisi lain Nathalia Rouli, ketua PSM Undip mengaku keberatan apabila sekretariat PSM direlokasi. Perihal luas tempat latihan, jam malam di Kampus Tembalang, hingga tidak adanya gudang penyimpanan di SC menjadi poin keberatan.

“Ada alasan juga kenapa latihan tetap di Joglo, karena kalau di gedung Prof Soedarto kami susah ngebentuk suara, suaranya mantul jadi pas lomba atau di lokasi yang gema suaranya normal, suaranya jadi beda. Kalau di Joglo kan material bangunannya tidak bikin gema sama sekali,” papar Nathalia.

Hingga kini, belum ada kejelasan tentang pemindahan sekretariat UKM tersebut. Faktor pemindahan pun masih simpang siur. Upaya pemusatan kegiatan mahasiswa agar berada dalam satu wilayah, kekumuhan PKM Joglo, hingga pembangunan kafe turut mewarnai isu ini. (Ayu, Astrid/Manunggal)