Inventarisasi Penyakralan Desa Srikaton Melalui Tradisi Kebudayaan Sedekah Bumi

(Dok.Istimewa)

PATI – Tim II KKN Undip 2018 melakukan inventarisasi sebuah tradisi dalam bentuk buku serta ikut berpartisipasi dalam penyakralan desa melalui tradisi kebudayaan bernama “Sedekah Bumi” di Desa Srikaton, Kecamatan Kayen. Hal ini dilakukan karena belum ditemukan adanya inventarisasi kebudayaan Desa Srikaton secara fisik dalam bentuk buku.

Ritual Sedekah Bumi di Desa Srikaton sendiri memiliki ciri khas yang tidak pernah hilang dari zaman dahulu, yaitu adanya pagelaran wayang dengan cerita yang khas. Walau demikian tetap saja setiap tahunnya antusiasme warga setempat saat diadakannya tradisi Sedekah Bumi kian menurun dan hal ini kemungkinan akan berdampak pada hilangnya identitas jadi diri Desa Srikaton di masa mendatang bahkan kebudayaan masyarakat setempat pun bisa punah termakan waktu.

Oleh karena itulah, Mahasiswa Tim II KKN Undip berinisiasi membuat sebuah program dengan melakukan inventarisasi tradisi kebudayaan Sedekah Bumi yang dirasa akan sangat membantu untuk mendokumentasikan tradisi setempat dan tentunya dapat meningkatkan minat masyarakat dalam  menjaga kebudayaan desa apabila hasil inventarisasi dapat didistribusikan dan disebarkan secara tepat dan benar serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga setempat akan pentingnya sebuah tradisi sehingga dapat mengembangkan minat kontribusi dan rasa ingin melestarikan dari warga terhadap tradisi Sedekah Bumi.

Dalam melakukan  inventarisasi tradisi Sedekah Bumi, Mahasiswa Tim II KKN Undip melakukan beberapa bentuk kegiatan, yaitu pertama melakukan pertemuan dan berdiskusi singkat dengan tiga narasumber, yaitu Winda dan Tangguh, pengurus karang taruna dan Pak Suwanto, tokoh masyarakat sekaligus ketua RW 01.

Setelah melakukan wawancara menyeluruh kepada narasumber utama, kegiatan kedua adalah menyusun hasil wawancara dan memulai inventarisasi. Inventarisasi dilakukan oleh karang taruna dengan pendampingan dan pengarahan bagaimana menuliskan sebuah inventarisasi dengan baik.

Setelah pendampingan pembuatan inventarisasi, kegiatan ketiga adalah penyuntingan hasil inventarisasi. Penyuntingan dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam inventarisasi. Kemudian keempat adalah pembuatan sampul buku. Setelah selesai, hasil inventarisasi pun dijadikan sebuah buku dan dicetak. Secara keseluruhan kegiatan inventarisasi ini membutuhkan waktu selama tiga minggu masa KKN. Buku yang dihasilkan dari Inventarisasi ini berjumlah 19 halaman dengan halaman sampul didominasi berwana kuning dan dicetak sebanyak dua buah.

Inventarisasi ritual Sedekah Bumi Desa Srikaton dilakukan dengan sistematis oleh Mahasiswa Tim II KKN UNDIP dengan berbagai pihak yang ada di Desa Srikaton. Hal ini membuktikan bahwa Mahasiswa Tim II KKN UNDIP mampu berkolaborasi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dan belajar membangun desa melalui pelestarian budaya desa setempat.

Devi Harahap

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik