INSANI Undip bersama LDK se-Indonesia Putihkan Car Free Day

Dok. Tantri Widodo

Dok. Tantri Widodo

 

Semarang – (24/5) Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se- Indonesia tengah mengadakan aksi solidaritas yang mengajak seluruh masyarakat untuk peduli pada kondisi Palestina dan Rohingya saat ini. Aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan untuk rakyat Palestina dan rakyat Rohingya ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam dimulai sejak pukul 06.00 pagi tadi. Dan ditutup dengan aksi kreatif yang mengusung tema “Silence is Betrayal”. Bertempat di area seputaran simpang lima, di depan kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Peserta yang terdiri dari ratusan mahasiswa tengah mengikuti serangkaian kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I FSLDK yang bertempat di kampus Universitas Diponegoro, selaku tuan rumah acara tahun ini. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, terhitung sejak tanggal 22 Mei dan berakhir pada 24 Mei 2015 merupakan agenda tahunan aktivis Lembaga Dakwah Kampus se Indonesia.

Sedangkan pada hari terakhir, acara yang cukup meriah ini pun merupakan hasil kreativitas para mahasiswa dalam mengonsep agenda aksi dukungan Save Palestine dan peduli Rohingya dalam bentuk drama teatrikal dan freez mob yang unik dan menarik.

Dengan mengenakan kostum serba putih yang menggambarkan para rakyat Palestina, peserta yang berjumlah ratusan orang ini berakting layaknya korban para tentara zionis Israel yang diperankan oleh beberapa peserta aksi dengan baju serba hitam dan celana army ditambah dengan beberapa aksesori perang seperti senapan. Acara Car Free Day pun disulap menjadi panggung teatrikal drama Palestina yang dipadati oleh peserta dengan dresscode baju putih yang mencolok.

Tak hanya drama teatrikal, aksi solidaritas untuk rakyat Palestina ini pun mengajak masyarakat untuk member donasi dengan menyisihkan sebagian rizkinya untuk disumbangkan melalui kotak-kotak amal yang tersebar di seluruh penjuru area Simpang Lima. Selain itu ada pula space-space yang menampilkan pameran galeri suasana Palestina dan photo booth yang diperuntukkan bagi masyarakat umum untuk menambah pengetahuan dan wawasan mereka seputar Palestina dan Rohingya. Ditutup dengan pernyataan sikap dari FSLDK Indonesia, acara aksi kretaif ini pun sekaligus menutup rangkaian kegiatan Rapimnas 1 FSLDK tahun ini.

Kami yang tergabung dalam lembaga dakwah FSLDK ini ingin menambah wawasan terkait keadaan masyarakat Palestina yang hingga kini belum merdeka, menyadarkan lagi ada etnis muslim yang begitu membutuhkan pertolongan kita, dan kami mencoba mengawali kepedulian kami dengan aksi ini. Harapan saya, masyarakat lebih peduli dan bersikap nyata yang ditandai dengan banyaknya masyarakat yang mau menyisihkan sedikit rezekinya”, papar Fasyiah Noor, koordinator aksi FSLDK ini.


 

Oleh :

Tantri Widodo

23010111130204

Mahasiswa Jurusan Peternakan

2014-05-16 13.51.44

 

 

 


Kanal Citizen Journalism ini merupakan Media Mahasiswa. Setiap berita/opini di kanal ini menjadi tanggung jawab Penulis.