Hasil Jajak Pendapat Efektivitas Sosialisasi Pemira Undip 2018

Universitas Diponegoro kembali mengadakan pesta demokrasi mahasiswa, yaitu Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang akan dilaksanakan pada 8 November 2018. Pemira Undip merupakan sarana untuk memilih calon ketua dan wakil ketua BEM periode 2018/2019.

Litbang LPM Manunggal melakukan jajak pendapat menggunakan kuesioner online pada 3–5 November 2018. Jajak pendapat dilakukan terhadap 157 responden. Sampel pada jajak pendapat ini adalah mahasiswa aktif S1 dan D3 Undip yang dipilih secara acak dari total mahasiswa S1 dan D3 sejumlah 45.131. Jajak pendapat ini menggunakan margin of eror sebesar 8%.

Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa 82% mahasiswa mengetahui waktu pelaksanaan Pemira pada 8 November 2018. Sebesar 87% mahasiswa akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemira, sementara sebesar 4% mahasiswa tidak menggunakan hak pilihnya dengan beragam alasan seperti, sedang praktik lapangan atau penelitian di luar kota, tidak tertarik, serta tidak mengenal pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM Undip, sedangkan 9% mahasiswa belum tahu apakah mereka akan menggunakan hak pilih dalam Pemira. Terkait keaktifan mengikuti informasi tentang Pemira, sebesar 81% mahasiswa mengatakan selalu mengikuti perkembangan informasi tersebut, yang didapatkan dari media sosial, akun pemira dan organisasi.

Berdasarkan hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa tertarik untuk memilih calon ketua dan wakil ketua BEM Undip karena calon tersebut peka dan kritis terhadap masalah yang ada di Undip, sementara sisanya karena pertimbangan visi misi yang diusung, citra baik dari pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM Undip, serta alasan lainnya seperti kapabilitas dan kompetensi pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM Undip untuk merealisasikan gagasan dan menginginkan adanya perubahan yang positif melalui pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM Undip.