GUM Hadirkan Pengajar Muda

Peserta GUM jilid 4 membaca ikrar yang dipandu Wakil Direktur Kemahasiswaan Undip, Wahyu Hidayat. (Dok. Istimewa)

Peserta GUM jilid 4 membaca ikrar yang dipandu Wakil Direktur Kemahasiswaan Undip, Wahyu Hidayat. (Dok. Istimewa)

ManunggalCybernews– “Indonesia Mengajar tidak mengirim barang maupun uang untuk daerah-daerah yang membutuhkan, karena barang atau uang hanya akan hilang tanpa bekas,” ungkap pengajar muda VI Gerakan Indonesia Mengajar, Umi Qodarsasi dalam acara seminar Gerakan Undip Mengajar (GUM) bertemakan “Mengabdi Setulus Hati Memberi untuk Negeri” di Aula Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sabtu (28/5). Umi juga menceritakan pengalaman penugasan mengajar ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada tahun 2013 hingga 2014 dalam sesi talkshow.

Umi mengakui perbedaan bahasa dan budaya merupakan tantangan baru bagi setiap pengajar, “Tantangan itulah yang nantinya mengukur kemampuan adaptasi dan daya tahan diri kita”, tambah Umi. Tidak hanya Umi, Pengajar Muda VI Gerakan Indonesia Mengajar yang ditugaskan ke Labuan Kananga, Tambora, Nusa Tenggara Barat, Lana Alfiyana turut menyampaikan pengalamannya pada sesi talkshow tersebut.

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dalam naskah sambutannya yang diwakilkan oleh Nurhadi, mengutarakan GUM menunjukkan mahasiswa tidaklah diam untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia. Senada dengan hal tersebut, Executive Director GUM jilid 4, Septiawan Eka Maulana menjelaskan bahwa salah satu tujuan GUM sendiri adalah untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah yang terjadi disekitarnya, khususnya kepekaan terhadap kondisi pendidikan anak-anak SD di desa pelosok. Selain itu, Eka turut memaparkan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh GUM Jilid 4, yakni pelatihan pengajar, pra-penerjunan, pelantikan, penerjunan, sekolah kolong langit,  kemudian diakhiri dengan grand closing dengan GUM sebagai koordinator nasional dalam konferensi nasional mahasiswa pengajar seluruh Indonesia, November mendatang.

Seminar dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Drs. Nurhadi Amiyanto, M,Ed,  serta Wakil Direktur Kemahasiswaan Undip, Wahyu Hidayat.   “Kami berharap GUM dapat dikenal oleh seluruh mahasiswa Undip dan Indonesia, tidak hanya dikenal oleh mahasiswa yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat saja,” ucap Inayah Anugerahing Ilahi, Vice Executive Director GUM jilid 4. (Uti/ Manunggal)