GMPK Akan Adakan Aksi Nasional di Jakarta

Diskusi Gerakan Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) terkait persoalan Semen Kendeng bertempat di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Senin (20/3). (Annisa/Manunggal)

Diskusi Gerakan Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) terkait persoalan Semen Kendeng bertempat di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Senin (20/3). (Annisa/Manunggal)

ManunggalCybernews–Gerakan Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) Semarang melakukan aksi terkait diadakannya kegiatan forum diskusi Ngobrol Gayeng Soal Semen dengan tajuk “Urun Rembug Pendirian Pabrik Semen Rembang”.

Usai forum diskusi berakhir, GMPK Semarang melakukan evaluasi terkait aksi penolakan pembangunan semen di Rembang. Dari evaluasi tersebut dihasilkan perencanaan aksi nasional yang akan digelar pada (27/3) mendatang di Istana Negara, Jakarta. “Akan dihadiri oleh 50-100 mahasiswa dari masing-masing universitas yang tergabung dalam GMPK,” jelas Aditya.

Aksi yang dilaksanakan pada Senin (20/3) di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) merupakan bentuk solidaritas sekaligus sebagai bentuk protes membela ibu-ibu Kendeng dalam aksi cor kaki di Jakarta. Sementara itu, kegiatan forum diskusi yang berlangsung di tempat yang sama seharusnya dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, namun digantikan oleh perwakilannya. “Menurut perwakilan beliau, Pak Ganjar  menghadiri rapat pleno,” ujar Kepala Bidang Sosial Politik (Sospol) BEM Undip, Aditya Nurullahi.

Aditya menambahkan, terdapat dua kubu yang saling berargumentasi saat diskusi berjalan. “Pada kubu yang pro, mereka memang memiliki data yang kuat dan argumen yang kuat sedangkan pada kubu yang kontra, mereka menuntut Ganjar Pranowo bersedia menemui demonstran yang melakukan cor kaki di Istana,” ujar Aditya. (Rivan/Manunggal)