FPP Pecahkan Rekor dengan 2015 Telur

Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip  Prof. M Arifin,  menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk memasak telur terbanyak, Jumat (17/4). (Kalista/Manunggal)

Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip Prof. M Arifin, menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk memasak telur terbanyak, Jumat (17/4). (Kalista/Manunggal)

ManunggalCybernews—Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip memperoleh penghargaan MURI dengan memasak telur terbanyak dalam Lifestock and Culture Parade di depan gedung Dekanat FPP, Jumat (17/4). Pemecahan rekor yang merupakan rangkaian peringatan Hari Kartini ini, menyajikan 21 menu masakan nusantara yang diolah dari 2015 butir telur dan empat jenis telur.

Telur yang berhasil diolah dalam pencatatan rekor ini, merupakan hasil kerjasama 150 orang yang terdiri dari anggota Indonesian Chef Assosiation, siswa SMK Bagimu Negeriku, dan siswa SMK Graha Wisata Semarang. Sebanyak 2089 telur berhasil dimasak, melebihi target pembuatan yang hanya 2015 butir.

“Undip sudah beberapa kali meraih prestasi dalam memecahkan rekor MURI. Dalam rangka memperingati Hari Kartini ini, Undip kembali memecahkan rekor MURI dengan memasak telur terbanyak. Semoga dengan Hari Kartini kita dapat mengangkat kearifan lokal lewat makanan nusantara,” kata Manajer MURI, Winda Widayanti.

Ketua panitia acara, Christian Budi mengatakan, telur dipilih untuk menampik pandangan masyarakat yang menganggap telur sebagai sumber penyakit kolesterol. Sebenarnya, telur memilki kandungan gizi yang menyehatkan.

“Pemecahan rekor merupakan salah satu cara untuk mengakrabkan sivitas akademika dan teman-teman mahasiswa Undip yang lain, termasuk mahasiswa FPP sendiri, dengan kami membagi-bagikan hasil masakan,” kata Christian.

Melalui pencapaian ini, Christian mengaku bangga dan dia berharap akan ada pemecahan rekor MURI lagi di tahun tahun yang akan datang. (Citra/Manunggal)