Tuai Kritik, Foam Party Batal Diselenggarakan

(Dok. Istimewa)

(Dok. Istimewa)

ManunggalCybernewsFoam Party yang menjadi bagian dari rangkaian acara Funday Night yang diadakan BEM Undip, Jumat (27/05) gagal dilaksanakan. Funday Night merupakan acara yang menampilkan kesenian, talkshow gerakan aku cinta Undip, pameran hasil seni dan bazaar dari UKM maupun komunitas yang ada di Undip dengan penutup diadakannya foam party dan kembang api.

Sebelum hari pelaksanaan, muncul petisi penolakan acara foam party yang sempat menjadi viral di media sosial. “Sesi akhir ini ditiadakan karena banyaknya permintaan dari teman-teman juga dari pihak birokrasi yang meminta agar foam party ini ditiadakan karena dianggap berbau SARA dan penuh hedonisme yang tidak etis bagi mahasiswa,” ungkap ketua panitia Funday Night, Faiz Rizal Fawwazi yang dimintai keterangan via Line.

Ditiadakannya foam party tersebut menuai kekecewaan, “Ada sedikit kekecewaan karena kita juga sudah menyetorkan dana untuk foam, tetapi kita ambil sisi positifnya saja dan kembali ketujuan awal yaitu mewadahi dan mengapresiasi kesenian yang ada di Undip dalam satu event. Harapan kedepannya kita selaku mahasiswa tidak mudah terprofokasi oleh isu ada, dan saya mewakili seluruh panitia mohon maaf dengan teaser terakhir kita serta pengedukasiannya kurang sampai sehingga ada salah kaprah. Saya menegaskan bahwa foam party yang kita hendak lakukan bukan acara hedonisme, tetapi hanya sebagai penutup acara FDN 2016 berupa semprotan busa ke langit tanpa adanya hal-hal berbau hedonisme,” jelas Rizal. (Citra/Manunggal)