Ethos, Logos, dan Pothos Sebagai Kunci Public Speaking

1427555155955Guruh memberikan contoh gaya bahasa tubuh dengan salah satu panitia acara. (Ninik/Manunggal)

ManunggalCybernews – Selain kecakapan dalam berbicara, supaya bisa tampil keren, seseorang juga perlu menggunakan bahasa tubuh saat berkomunikasi guna memudahkan cara memberi informasi dengan jelas.

Itulah salah satu materi dalam acara Public Speaking One Day Training yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Humas pada Sabtu (28/3) di Ruang Teater FISIP Undip.

Acara yang bertemakan Ready To Be Awesome Public Speaker ini, mengundang trainer public speaker, Guruh Taufan Hariyadi, S.E., M.Kom sebagai pembicara. Dalam pembukaannya, Guruh yang biasa dikenal sebagai Facial Micro Expressions and Body Language Analyst, memberikan survei tentang bagian dari body language dengan memberi pertanyaan kepada peserta agar suasana terasa lebih santai.

Guruh juga menyampaikan sebuah kutipan,“Public speaking bukan hanya ilmu sains, tapi juga ilmu seni.”

“Ada tiga kualitas yang harus dimiliki public speaker, yaitu, ethos (krediblitas kepercayaan), logos (valid dan jelas), dan pothos (daya tarik dan emosional),” ujarnya.

Dalam materinya, Guruh juga memberikan berbagai video mengenai cara menjadi pembicara publik yang handal guna memberi semangat kepada peserta. Bukan saja memberi materi, Guruh juga memberikan pelatihan langsung kepada para peserta yang datang pada saat itu. (Ninik/Manunggal)