Ekado sebagai Inovasi Bisnis Rumahan ala Tim KKN Undip

Mahasiswa Tim 1 KKN Undip Desa Tegalmlati ajarkan pembuatan ekado kepada ibu-ibu PKK Sabtu (30/1) di Balaidesa. (Foto : Zulfa/Manunggal)

Mahasiswa Tim 1 KKN Undip Desa Tegalmlati ajarkan pembuatan ekado
kepada ibu-ibu PKK Sabtu (30/1) di Balaidesa. (Zulfa/Manunggal)

 

            ManunggalCybernews – Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip Desa Tegalmlati, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang mengadakan sosialisasi pentingnya berwirausaha kepada ibu-ibu PKK. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (30/1) sekitar pukul 09.00 ini dihadiri oleh 30 orang ibu-ibu PKK dari lima dusun yang berada di Desa Tegalmlati.

            Mereka merancang sebuah program multidisiplin KKN bernama ekado. Program multidisiplin ini bertujuan untuk mengajak dan memotivasi ibu-ibu PKK untuk berlatih wirausaha rumahan.

Tim pun melatih ibu-ibu PKK untuk membuat ekado, yakni makanan ringan seperti siomay berbahan baku kulit lumpia dengan isi daging lele yang dicincang. Ekado dimasak dengan sayur wortel dan diorak-arik dengan telur.

           Saat pembuatan ekado, Maya Kartika Sopril, salah satu mahasiswa Jurusan Teknik Industri memaparkan materi pentingnya berwirausaha. Dia mengatakan, sesuai perkembangan zaman, ibu-ibu harus memutar otaknya dengan berbagai inovasi berwirausaha yang baik. Lebih lanjut dia menegaskan, Desa Tegalmlati merupakan desa penghasil lele dan belut di Pemalang sehingga para ibu di desa tersebut dapat mengembangkan peluang itu dengan berbagai inovasi yang ada.

“Jangan takut jadi berbeda, jangan takut jadi unik, jangan takut berwirausaha, dan (terus) semangat berwirausaha,” ujar Maya dalam presentasinya.

Kepala Desa Tegalmlati, Yuyun Yuniarni dalam sambutannya mengimbau agar ibu-ibu PKK ikut serta dalam program mahasiswa KKN di Desa Tegalmlati selama 35 hari. Melalui program KKN ini, dia berharap ibu-ibu PKK dapat memperoleh manfaat dan pengetahuannya bertambah dalam hal berwirausaha rumahan.

            Salah satu Kepala Dusun 3, Yanti mengatakan, acara ini sangat bermanfaat bagi warga Tegalmlati karena masih minimnya warga yang berwirausaha.

“Maka dari itu perlu motivasi berwirausaha dari mahasiswa KKN Tegalmlati. Harapannya acara seperti ini berlangsung rutin di setiap bulannya agar warga desa terketuk untuk berwirausaha,” ujar Yanti. (Zulfa/Manunggal)