Efil, Cara Asyik Menanamkan Cinta Lingkungan

Tim Efil berkreasi bersama para siswa SD Pasigitan 01 Kecamatan Kendal. (Dok. Pribadi)

Tim Efil berkreasi bersama para siswa SD Pasigitan 01 Kecamatan Kendal. (Dok. Pribadi)

ManunggalCybernews—Berawal dari keprihatinan terhadap kurangnya kecintaan lingkungan di SD Pasigitan 01 Kecamatan Kendal, lima mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro mencetuskan Environmental Fun Learning (Efil). Metode pendidikan cinta lingkungan ini merupakan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) yang diinisiasi oleh M. Harliansah Wasis Wildan, Adhika Aryo Putro, M. Ferry Rozarius, M. Faris Ihsan, dan Retno Suryani.

Terdapat tiga kegiatan utama dalam program ini, yaitu Enviro Academy, Enviro Comic, dan Creation Day. Enviro Academy adalah pemberian materi secara interaktif melalui presentasi dan permainan yang terdiri atas cinta tanaman, hemat air, hemat listrik, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pengelolaan sampah. Enviro Comic adalah pengilustrasian sosok teladan melalui komik dengan tokoh rekaan bernama Environman. Creation Day adalah kegiatan puncak yang mencakup kegiatan cerdas cermat dan pembuatan mozaik dari bahan bekas.

Harliansah Wasis Wildan, ketua tim Efil mengatakan, selain memberikan pelatihan kepada anak-anak, program ini juga diberikan kepada para guru. Hal ini ditujukan agar materi tidak hanya berhenti di Tim Efil, tapi juga dapat tetap berkelanjutan. (Rizko, Dela/Manunggal)