Edukasi Sistem E-Voting Jelang Pilkades Serentak di Kabupaten Pemalang

(Dok.Istimewa)

Petarukan – Selasa (24/7) Tim II KKN Undip Desa Kalirandu telah menyelenggarakan kegiatan edukasi serta pemahaman mengenai sistem e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dipantik oleh mahasiswa Jurusan Politik dan Pemerintahan Undip. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Kalirandu, setelah kelas kader posyandu. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh warga di Desa Kalirandu tentunya. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan karena pada bulan September tahun 2018 mendatang akan diselenggarakan Pilkades serentak di Kabupaten Pemalang yang diikuti 170 desa di 14 kecamatan dengan menggunakan sistem e-voting.

Pengertian dari e-voting sendiri, yaitu sebuah sistem yang memanfaatkan perangkat elektronik dan mengolah informasi digital untuk membuat surat suara, memberikan suara, menghitung perolehan suara, menayangkan pereolehan suara dan memelihara serta menghasilkan jejak audit. Metode e-voting ini merupakan dasar pendidikan kepada masyarakat dan ke depannya bisa diguakan cara ini terus menerus. Keunggulan dari teknologi ini adalah lebih mudah, lebih murah, dan lebih cepat menjamin proses demokrasi yang berlandaskan langsung, umum dan bebas, jujur, adil dan rahasia.

Adapun kegiatan yang dilakukan diawali dengan kelas kader posyandu Desa Kalirandu, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sistem e-voting. Setelah pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video Pemilihan Kepala Desa di salah satu desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan sebagai contoh Pilkades dengan sistem e-voting yang berhasil. Pemutaran video ini akan menambah pemahaman masyarakat di Desa Kalirandu terkait pemungutan suara dengan sistem e-voting, karena masyarakat menyaksikan secara langsung bagaimana tata cara pemungutan suara tersebut.

Kegiatan edukasi sistem e-voting ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai sistem e-voting dalam pilkades, selain itu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi saat pilkades berlangsung, yaitu dengan memberikan hak pilihnya, serta menghimbau masyarakat untuk tidak golput, karena pemilihan kepala desa merupakan proses untuk pemilihan pemimpin di desa.

Yuditya Firdauza Yasmin

Mahasiswa Jurusan  Politik dan Pemerintahan

Fakultas Sosial dan Ilmu Politik