Edukasi Pembuatan Alat Filter Air Dan Pengelolah Sampah

(Dok.Istimewa)

Kedungringin, Suruh- Senin (13/8) Mahasiswa KKN Tim II Undip 2018 Desa Kedungringin melaksanakan edukasi mengenai pembuatan filter air sederhana. Pembuatan alat filter air tersebut dilatarbelakangi masalah desa, yaitu air yang berada di Desa Kedungringin memiliki kandungan kapur atau kesadahan yang melebihi standar baku air minum. Tingginya kesadahan (Ca dan Mg) pada air tanah di Desa Kedungringin terbukti dengan tingginya Total Dissolved Solid (TDS) dan kerak pada ketel dan peralatan masak. Sebelum demo pembuatan alat filter air, mahasiswa jurusan Teknik Geologi, M. Ainurrofiq, memaparkan materi yang berisi bahaya air mengandung kapur.

Selain pembuatan alat filter air, pada kegiatan tersebut juga diberikan pelatihan penggunaan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif oleh Gilang Rizky Pratama mahasiswa jurusan Teknik Mesin. Kegiatan tersebut berdasarkan masalah yang ada di Desa Kedungringin, yaitu menumpuknya sampah organik maupun anorganik di lingkungan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat di Desa Kedungringin tidak mampu mengatasi karena tidak memiliki pengetahuan mengenai manfaat ekonomis dari sampah organik maupun anorganik yang telah didaur ulang. Kegiatan tersebut dilakukan dengan demo pembuatan alat pencacah sampah dan sosialasi tentang pengolahan sampah.

“Semoga dengan kegiatan ini warga Desa Kedungringin, dapat memanfaatkan sampah menjadi energi yang bermanfaat,” ujar Gilang.

Yunita Mahda

Mahasiswa Tim II KKN Undip 2018

Fakultas Peternakan dan Pertanian