Dies Natalis ke-61 Undip, Wujudkan Cinta Lewat Berpuisi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membacakan puisi di acara Undip Berpuisi, Kamis (11/10), bertempat di Taman Inspirasi Undip Tembalang. (Kartika/Manunggal)

ManunggalCybernews—Sebagai wujud perhatian Undip pada bidang kesenian, tahun 2018 ini Undip mengadakan acara Undip Berpuisi “Cinta dalam Larik Kata” sebagai salah satu rangkaian acara peringatan Dies Natalis ke-61, Kamis (11/10) bertempat di Taman Inspirasi, Undip Tembalang.

Undip Berpuisi merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis Undip yang diusulkan oleh Wakil Rektor II, Dr. Darsono, dan pertama kali diselenggarakan tahun ini. Hal ini juga dijelaskan oleh pengatur laku acara bahwa terdapat perbedaan dalam peringatan dies natalis kali ini. “Saya ditugaskan oleh Wakil Rektor II, Pak Darsono untuk menyelenggarakan Undip Berpuisi, berbeda dari tahun kemarin yang menyelenggarakan macapatan,” ungkap Mulyo Hadi Purnomo, selaku pengatur laku acara Undip Berpuisi.

Selain pembacaan puisi oleh Rektor Undip, Wakil Rektor I, II, III, IV, serta dekan dari beberapa fakultas, acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam kesempatan ini, Ganjar juga turut berpartisipasi untuk berpuisi. Mulyo Hadi yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menuturkan salah satu tujuan diadakannya acara ini adalah agar para pejabat Undip bisa merasakan adanya suasana yang baru. “Ini erupakan salah satu bentuk yang ingin dilakukan oleh Undip agar para pejabat enggak berada dalam rutinitas administratif-birokratis saja. Ada juga suasana yang lain, yakni seni yang tidak hanya dinikmati, tapi juga dilakukan,” jelas Mulyo saat ditemui tim Cybernews Manunggal.

Dengan diadakannya acara ini, diharapkan Undip bisa lebih perhatian pada kesenian. “Saya pribadi berharap Undip lebih perhatian pada kesenian, termasuk bisa memberi fasilitas-fasilitas kepada mahasiswa, dan dengan ini sudah terbukti bahwa para pejabat juga ada kemauan dan kemampuan, jadi yang ilmiah atau penelitian harus juga kita lakukan, tapi seni itu membuat kita menjadi lebih fresh,” tambah Mulyo.  (Indah, Kartika/Manunggal)