Diduga Melanggar PPO, SM Undip Panggil BEM Undip

Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip 2020, Hilmy-Anti saat masa kampanye. (Rangga/Manunggal)

ManunggalCybernews— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip memenuhi panggilan Senat Mahasiswa (SM) Undip terkait surat pemanggilan dugaan pelanggaran Pedoman Pokok Organisasi (PPO), Selasa (7/1). Pertemuan yang dilaksanakan di Student Centre Undip, Tembalang ini dihadiri Wakil Ketua BEM Undip Rochmah Rizqiyanti dan Wakil Kepala Bidang KPSDM Vivi Yolanda.

SM Undip lakukan pemanggilan Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip atas dugaan pelanggaran Pasal 23 ayat (4) Pedoman Pokok Organisasi (PPO) Kemahasiswaan Universitas Diponegoro 2017. Berdasarkan aturan tersebut, pengurus inti BEM Undip diwajibkan memenuhi bidang-bidang sebagaimana tertulis dalam ayat (4).

“Terkait pengurus inti yang tertera, salah satunya harus ada Ketua Bidang Kehumasan dan itu tidak terdapat di BEM Undip 2020,” jelas Wakil Ketua I SM Undip Martinius Ananta.

Pihak SM Undip mengaku telah memperingatkan hal tersebut sejak masa kampanye berlangsung. Akan tetapi, hingga saat surat panggilan disampaikan belum ada respon dari pihak BEM Undip.

“Saat kampanye sudah diperingatkan beberapa panelis dari fakultas menyangkut pelanggaran PPO tersebut dan ketua-wakil ketua akan memperbaiki tetapi sampai sekarang memang tidak ada respon,” ujar Ananta.

Menanggapi pemanggilan tersebut, Wakil Ketua BEM Undip Rochmah Rizqiyanti mengatakan bahwa pihak BEM bersikap kooperatif. “Kami kooperatif dengan adanya panggilan dari SM Undip dan berusaha menghargai prosedur yang ada. Pada pertemuan itu, kami jelaskan alasan mengapa kami menempatkan Kemitraan Eksternal sebagai biro di dalam struktur Kabinet Pemrakarsa Mahakarya BEM Undip 2020,” jelas Rochmah Rizqiyanti.

Setelah pemanggilan tersebut, dihasilkan beberapa keputusan diantaranya pihak SM Undip tetap menuntut adanya Bidang Kehumasan. “Humas bukan sebagai biro dan pihak SM Undip masih menunggu keputusan dari BEM,” lanjutnya.

Selain itu, dikarenakan Undip masih dalam masa liburan, SM Undip memberikan kelonggaran untuk tenggat waktu itu sendiri. “Kita menyesuaikan dikarenakan juga (masih, red) liburan dan  BPH belum bisa berkoordinasi secara langsung,” terang Ananta. (Erlin/Manunggal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *