Corona Melanda, Infrastruktur Undip Ditunda?

Pembangunan Infrastruktur Undip di tengah wabah Covid-19. (Foto: Alfiansyah/Manunggal)

Warta Utama— Mewabahnya coronavirus disease (COVID-19), menyebabkan berbagai aktivitas harus dihentikan atau ditunda pelaksanaannya. Namun, tidak dengan proyek infrastruktur Undip. Beberapa proyek pembangunan seperti Gedung ICT, Jembatan Sikatak, dan Gedung Sekolah Vokasi (SV) tetap dilanjutkan.

Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Prof. Heru Susanto mengatakan bahwa penggarapan proyek infrastruktur Undip yang sudah dikerjakan sebelum pandemi COVID-19 akan tetap berjalan karena terikat dengan kontrak proyek.

“Tidak mungkin juga untuk menghentikan total mereka dalam penyelesaian (pembangunan, red). Namun, tentu kita mengeluarkan edaran bahwa dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan protokol di dalam pencegahan penyebaran COVID,” jelas Heru saat dihubungi awak LPM Manunggal, Senin (6/4).

Jembatan Sikatak dan Gedung Sekolah Vokasi merupakan bentuk dari pembangunan multi years tersebut, sehingga proses konstruksi akan terus berjalan. Keduanya juga ditargetkan akan selesai dibangun pada akhir Mei. “(Jembatan, red) Sikatak dan SV adalah contoh pembangunan multi years yang sudah dimulai sebelum COVID-19,” terang Heru.

Sementara itu pembangunan working space dan infrastruktur lain yang belum dimulai terpaksa ditunda hingga kondisi kembali normal. “Working space di depan ICT atau di samping maskam itu memang tahun kemarin dan akan kita selesaikan tahun ini juga. Tapi memang belum kita lakukan. Jadi project-project yang belum dimulai akan kita undur mulainya,” ujar Heru.

Heru menjelaskan bahwa pengadaan belanja modal tetap dilakukan meskipun pembangunan infrastruktur ditunda eksekusinya. “Terkait dengan poin utama, pengadaan belanja modal tetap jalan terus, hanya saja disesuaikan jadwalnya. Risiko terbesar itu adalah yang belum mulai (pembangunan infrastruktur, –red) tadinya bisa selesai tahun ini, bisa jadi bergeser di awal tahun depan” jelasnya.

Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 sendiri, Undip memiliki unit yaitu D-DART (Diponegoro-Disaster Assistance Response Team) yang sudah memproduksi APD berupa masker kain nano filter, handsanitizer, face shield, head box, dan juga melakukan penyemprotan desinfektan di kampus Undip.

Reporter: Winda Nurghaida
Penulis: Winda Nurghaida
Editor: Alfiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *