Coastal Clean Up, Upaya Sederhana Namun Bermanfaat Besar

(Dok.Istimewa)

Tim II KKN Undip Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara memiliki program yang berupaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem laut. Hal ini didasari dengan tingginya angka degradasi nilai lingkungan yang mayoritas disebabkan oleh adanya sampah. Sosialisasi yang dilakukan memiliki output berupa kegiatan Coastal Clean Up, yaitu kegiatan membersihkan sampah di pantai dengan cara memilah berdasarkan jenisnya.

Kegiatan ini diprakasai oleh Tim II KKN Undip Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri yang bekerja sama dengan Siswa Pecinta Alam dan Anak Peduli Lingkungan (Sipala Apel) SMAN 1 Bangsri. Kegiatan tersebut diawali dengan adanya sosialisasi tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dan pembekalan tentang Coastal Clean Up yang telah dilakukan pada Kamis, (26/07) di kelas XII IPS 4 SMAN 1 Bangsri. Coastal Clean Up telah dilaksanakan pada Sabtu ,(28/07) di Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri.

Coastal Clean Up diikuti oleh 93 peserta yang terdiri dari Mahasiswa KKN dan anggota Sipala Apel SMAN 1 Bangsri. Coastal Clean Up dilakukan dengan cara mengambil sampah yang ditemukan di sekitar dengan pemilahan berbeda sesuai jenisnya. Sampah yang diambil dibedakan menjadi: plastik, kertas, logam, kayu, styrofoam, kaca, karet, kain, botol plastik, dan sampah underwater. Target kegiatan ini adalah membuat penampilan Pantai Bondo menjadi lebih asri, sehingga mampu menjaga ekologinya dan menambah nilai jual wisata. Kegiatan ini dilakukan mulai dari 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Pengambilan sampah dilakukan dengan menyisir seluruh bibir pantai.

“Alhamdulillah sekali untuk antusiasme peserta sangat tinggi, hal ini bisa dilihat dari keaktifan mulai dari pembekalan sampai hari H. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini (Coastal Clean Up, red) bisa dilakukan secara rutin dan dilakukan oleh seluruh Sipala di seluruh Kabupaten Jepara. Kabupaten Jepara memiliki potensi laut yang besar,” ucap Arif Maa’ruf Al Ayyub, selaku penggagas program.

Sampah yang didapat selama kegiatan Coastal Clean Up kali ini adalah sebanyak 86 kg yang terdiri dari berbagai macam jenis sampah yang telah dipilah. Untuk tindak lanjutnya, sampah dibagi menjadi sampah yang terpakai dan tidak terpakai. Sampah yang dimanfaatkan antara lain kayu untuk briket, kaca untuk dijual kembali, kain dan botol plastik untuk kerajinan. Sampah yang tidak terpakai selanjutnya akan dibuang menuju TPU Krasak, Kecamatan Bangsri.
“Untuk acara CCU sudah lancar dan sampah terkumpul banyak. Tapi sangat disayangkan kurangnya kesadaran pengunjung Pantai Bondo, jadi tidak terlalu butuh waktu lama untuk pantai ini kotor kembali,” ucap Galih Bakti, selaku Koordinator Desa Jerukwangi.

Arif Maa’ruf Al Ayyub
Program Studi Ilmu Kelautan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan