Busato, Alat Penyimpanan Berbasis Ozon Ciptaan Mahasiswa Undip

Mahasiswa Undip membuat alat penyimpanan buah dan sayur berbasis ozon yang diberi nama Busato. (Dok. Pribadi)

Kesehatan dan ketahanan pangan menjadi permasalahan yang selalu menjadi tantangan bagi pemerintahan Indonesia. Sehingga, hal tersebut perlu diperhatikan karena salah satu indikator kesejahteraan suatu bangsa adalah terpenuhinya kebutuhan pangan yang sehat dan aman bagi warga negaranya. Berawal dari hal itu, lima mahasiwa Jurusan Teknik Kimia Undip yakni Muqsit Bramantiya, Alwi Meidianto, Nadia Sevi Ardiana, Fauzia Dara Qonita, dan Pajar Saputra menciptakan Busato, prototype alat penyimpanan buah dan sayur yang menggunakan ozon dengan metode Evaporative Cooling sebagai sistem pendingin.

Ozon dihasilkan menggunakan reaktor dialectric barrier discharge (DBD) dengan konfigurasi elektroda jaring-jaring untuk membunuh bakteri. Sistem pendingin menggunakan pot refrigerator sebagai tempat penyimpanan buah dan sayur. Dalam pengujian alat tersebut, tampilan fisik, jumlah bakteri, serta suhu penyimpanannya dapat menghasilkan suhu simpan sebesar 250C. Tidak hanya demikian, jumlah bakteri pada buah dan sayur yang sebanyak 6,5×103cfu/ml dapat berkurang menjadi 3,5×103 cfu/ml.

Sebagai perbandingan, buah dan sayur yang disimpan di dalam alat selama tiga hari akan memiliki jumlah bakteri sebanyak 5,6×103 cfu/ml. Namun, jika tidak diletakkan dalam tempat penyimpanan (control negative) maka bakterinya mencapai 1,66×104 cfu/ml. Tampilan fisik pada control negative mengalami pembusukan, sedangkan buah dan sayur yang di-treatment menunjukkan tampilan fisik yang masih segar.

Prototype Busato ini merupakan kelanjutan dari penelitian Alwi Meidianto tentang pemanfaatan ozon yang telah menjadi finalis dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 di Kendari. Tim yang diketuai oleh Muqsit Bramantiya ini berharap agar Busato dapat menjadi salah satu solusi maraknya penggunaan lilin untuk mempercantik buah-buahan, membunuh bakteri pada buah dan sayuran serta memperpanjang masa simpan buah dan sayur tersebut.

Upaya pengembangan Busato masih terus dilakukan, karena alat ini tidak sebatas mendinginkan seperti lemari pendingin, melainkan juga memiliki fungsi sebagai pembunuh bakteri. Tim Busato berharap alat ini dapat dikembangkan lebih luas dan dikomersialisasi, terutama melalui unit bisnis Undip.

Pajar Saputra
Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia 2012
Fakultas Teknik