Bus Undip Gratis Tanpa Biaya Sewa

Peminjaman bus Undip tidak dikenakan biaya sewa, namun biaya Bahan Bakar Mesin (BBM) dan biaya operasional ditanggung mahasiswa yang meminjam. Biaya operasional ditentukan berdasarkan tempat tujuan dan BBM  yang digunakan harus Pertamina Dex.

Pengelola kendaraan dinas Undip, Bayu mengatakan bahwa bus Undip yang dipinjamkan kepada mahasiswa tidak dikenakan biaya sewa. Meski demikian ada beberapa hal yang perlu ditanggung peminjam, “Biaya pengemudi dalam arti operasional dan BBM ditanggung peminjam. Untuk biaya diluar operasional dan BBM seperti uang parkir dan masuk pintu tol juga ditanggung oleh peminjam,” ujar Bayu ketika ditemui tim Joglo Pos di bengkel bus pada Rabu (23/3).

Sistem penetapan biaya operasional ditentukan oleh pihak pengelola berdasarkan tempat yang dituju seperti dalam Kabupaten Semarang, Jepara, Salatiga sebesar Rp200ribu sedangkan Yogyakarta sebesar Rp390 ribu. “Biaya operasionalnya saya yang menentukan. Biayanya dipengaruhi oleh tujuannya mau kemana dan berapa hari,” katanya.

Harga yang dirasa mahal, disebabkan karena biaya BBM yang digunakan adalah Pertamina Dex. “Bensin harus Pertamina Dex karena ini kan mobilnya platnya merah, peraturan yang dari pemerintah kan untuk mobil dinas atau yang terlabel khusus harus menggunakan BBM non subsidi,” tambah Bayu.

Saat ini Undip memiliki empat armada bus dan dua mini bus yang  digunakan untuk melayani kegiatan kampus. Masing-masing bus memiliki kapasitas yang berbeda antara 25 hingga 30 orang. Bus Undip beserta kendaraan dinas lainnya berada di dalam garasi atau biasa yang disebut bengkel oleh para karyawan. Bengkel tersebut berlokasi di belakang gedung rektorat lama.

Pages 1 2 3