Bung Hatta Tour 2014, Ajak Mahasiswa Bebas Korupsi

Penampilan Simponi Band dalam Diskusi Musikal Anti Korupsi di Auditorium Teknik Sipil Universitas Diponegoro Semarang, Rabu (18/12).  (Faiz/Manunggal)


ManunggalCybernews – Bung Hatta Anti Corruption Award bekerjasama dengan Lembaga Pers Mahasiswa Hayam Wuruk menggelar Diskusi Musikal Anti Korupsi di Auditorium Teknik Sipil Universitas Diponegoro, Rabu (18/12).

Acara yang merupakan rangkaian Bung Hatta Tour 2014 ini, dibuka dengan penampilan Simponi Band yang diselingi cerita tentang kisah hidup Bung Hatta oleh Mulya. Penampilan tersebut memberikan gambaran bagaimana kehidupan Bung Hatta yang sederhana dan bersih dari korupsi.

Mulya juga memberi penjelasan berbagai efek yang ditimbulkan korupsi di Indonesia, posisi Indonesia di dunia dalam hal korupsi, serta peran penting lembaga antikorupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesia Corruption Watch (ICW), maupun lembaga lain.

Tak hanya itu, ada pula pemaparan Sely Martini, perwakilan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait peran mahasiswa dalam memberantas korupsi. Sely menuturkan, mahasiswa perlu diasah sensitivitasnya dalam melihat kejadian yang ada di sekitar.

Sely juga menjelaskan betapa korupsi mudah berkembang dan siapapun bisa menjadi pelaku korupsi. Berbagai upaya juga dapat dilakukan untuk mengurangi korupsi di Indonesia, seperti menjadi relawan maupun melaporkan kasus dugaan korupsi ke lembaga antikorupsi.

“Kesannya, korupsi itu sangat abstrak di kepala, tapi bisa lihat bahwa korbannya jelas,” ujar Sely

Ketua panitia, Hendra Friana berharap, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu tentang cara mengatasi dan mengantisipasi korupsi.

“Kita sebagai generasi muda harus menjadi generasi yang bebas korupsi,” ujar Hendra. (Dila/Manunggal)