BEM KM Gelar DSN 2014

Foto bersama mahasiswa pesertaDiponegoro School of Nation(DSN) 2014 beserta Inu Kencana Syafiie di Batalyon Zeni Tempur Ambarawa, Kamis (4/12). (Dok.Istimewa)


ManunggalCybernews –Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM KM Undip) menggelar Diponegoro School of Nation (DSN) 2014 di Batalyon Zeni Tempur Ambarawa dan Desa Rowosari Semarang. Acara yang berlangsung selama 6 hari ini, dimulai pada hari Senin (1/12) sampai dengan Sabtu (6/12).

Kegiatan yang dikemas military training ini diikuti 42 peserta yang berasal dari sembilan Perguruan Tinggi se-Nasional. Rizky J Putri, panitia acara mengatakan, DSN 2014 diadakan untuk membekali mahasiswa akan pemahaman mengenai bidang edukasi, kepemimpinan, dan kewirausahaan sebagai solusi permasalahan bangsa saat ini.

“Acara ini sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa agar benar-benar menjadi mahasiswa yang unggul dan komplet,” ujarnya.

Pada hari keempat, Kamis (4/12). Acara ini menghadirkan Inu Kencana Syafiie sebagai pemateri dengan tema  Empowering Negeriku, Negerimu, Negeri Kita Semua, yang berisi tetang cerita-cerita sejarah dan proses bagaimana negeri Indonesia bisa merdeka.

Di hari kelima, Jumat (5/12) peserta melakukan city tour di beberapa tempat, antara lain MURI, Masjid Agung Jawa Tengah, dan Kota Lama. Sebagai penutup, dihari keenam, Sabtu (6/12) acara ini mengadakan kegiatan turun desa di Desa Rowosari. Pada kegiatan ini panitia dibantu oleh Kementrian Pengabdian Masyarakat BEM KM Undip dengan melibatkan MI Fatahillah, Karang Taruna serta Kelompok Ibu-ibu W-Ker yang bergerak dibidang pembuatan tas dari limbah sampah.

Wijaya Wahyudi Akbar, selaku Menteri Kementrian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BEM KM Undip mengatakan, tahun ini DSN bertajuk Build Youth Smart Leader with Passion and Nation’s Character.

“Semoga kedepannya acara ini dapat membentuk karakter mahasiswa yang kritis, solutif, serta memiliki nasionalise dan integritas yang tinggi serta terbentuknya sinergisitas antar bidang academics, governancedan enteurpreneur, sehingga nantinya para pemuda-pemudi ini siap menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Rahmad Ramadhon, salah satu peserta delegasi dari Universitas Negeri Semarang  (Unnes) mengatakan, acara yang diadakan setahun sekali ini sangat bermanfaat bagi dirinya.

“Disini kita bisa belajar, apalagi saat perpisahan memberikan arti kenangan yang tak terlupakan, terimakasih untuk keluarga baru DSN 2014 kita untuk Selamanya,” ujarnya.(Nuzul/Manunggal)