Balada Uang Kuliah Semester Tua

(Dok. Istimewa)

(Dok. Istimewa)

Di akhir semester genap ini, banyak mahasiswa yang mengeluhkan permasalahana UKT khususnya mahasiswa yang akan menginjak semester 9. Banyak yang menuntut pembayaran UKT semester 9 yang hanya mengambil mata kuliah skripsi cukup membayar setengah dari UKT atau pembayarannya disesuaikan lagi. Jika mahasiswa semester 9 masih harus membayar UKT secara full, itu dirasa tidak adil karena mahasiswa semester 9 hanya mengambil kurang dari setengah jumlah SKS maksimal per semesternya. Kemudian kali ini saya tergerak untuk menuliskan permasalahan ini dengan membaginya menjadi dua pokok bahasan yang cukup penting yaitu :

  1. Perlukah penyesuaian uang kuliah bagi mahasiswa semester 9?
  2. Apakah mahasiswa semester 9 ke atas merupakan beban kampus?

Saya akan membahas pertanyaan pertama yaitu apakah perlu jika UKT semester 9 itu disesuaikan? Mari kita buka sejenak buku akademik fakultas atau jurusan kita. Di sana tertera petunjuk aturan akademik dari semester 1 hingga semester 8. Perlu dipahami aturan tersebut dibuat dengan standar S1 yang diselesaikan selama 8 semester dan jangan lupakan D3 dengan masa studi yang tertera selama 6 semester. Artinya, jumlah semester tersebutlah yang wajib mahasiswa bayarkan sebagai Uang Kuliah Tunggal. Mahasiswa S1 hanya berkewajiban membayar UKT selama 8 semester dan mahasiswa D3 hanya berkewajiban membayar 6 semester. Lalu bagaimana dengan semester 9 dan seterusnya belum mendapatkan rezeki menyelesaikan tugas akhir (TA) atau skripsinya di semester 8? Mungkin hal inilah yang perlu disesuaikan dan dikaji ulang oleh para pemangku kebijakan universitas.

Sejenak mari kita lihat kampus sebelah, UGM. Sebulan yang lalu saya berdiskusi dengan kawan saya seorang kepala bidang kesejahteraan mahasiswa BEM KM UGM 2016. Dia menerangkan dengan jelas bahwa kampusnya telah melakukan penyesuaian terhadap uang kuliah semester 9. Bahkan UGM memberikan keringanan tidak hanya untuk mahasiswa pejuang skripsi namun juga yang masih mengejar SKS mata kuliah dengan maksimal berjumlah 10 SKS (skripsi + mata kuliah). Wah, ini seharusnya bisa dicontoh oleh Undip yang digadang-gadang sebagai kampus rakyat. Toh, banyak kebijakan univeristas yang berkiblat pada univeristas tetangga tersebut.

Pages 1 2