Babalankidul, The Lost Jewel of Pekalongan

(Dok.Istimewa)

Kecamatan Bojong merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Pekalongan yang memiliki banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan. Salah satunya adalah potensi panen buah nangka yang menjadi komoditi penduduk setempat. Dari 22 desa yang berada di kecamatan ini, Desa Babalankidul adalah salah satu desa yang menjadi rumah untuk TIM II KKN Undip 2018.

Desa Babalankidul, yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Bojong memiliki andil yang cukup besar dalam pensuplaian buah nangka. Nama babal sendiri berarti bakal buah nangka sebelum pohon buah tersebut berbunga. Biasanya buah nangka tersebut diolah menjadi sego megono yang merupakan makanan local di Kabupaten Pekalongan. Hanya saja, masyarakat menghadapi tantangan globalisasi dimana semakin banyak pangsa pasar yang lebih kreatif untuk mengolah buah nangka, salah satunya adalah keripik buah nangka. Menyikapi hal tersebut, TIM KKN II Undip 2018 yang bertempat di Desa Babalankidul mencoba mencari cara, bagaimana buah nangka yang hanya biasa diolah menjadi sego megono, ke sesuatu yang memiliki daya saing di era globalisasi ini.

Melalui rapat bersama Kordes Babalankidul, Parintosa Manggala, dicetuskan ide untuk mengolah buah nangka tersebut menjadi nugget. Survei konsumen tahun 2017 menyebutkan bahwa hampir sebagian besar konsumen senang untuk mengikuti tren-tren yang sedang booming di tahun tersebut, termasuk makanan. Nugget sendiri memiliki berbagai jenis olahan. Mulai dari daging ayam, ikan, pisang hingga kentang. Maka dari itu, ide untuk membuat nugget nangka khas Babalankidul tercetus.

Resep untuk membuat nugget sendiri sebenarnya sederhana. Namun, berkat kemasan dan logo yang menarik tanggapan masyarakat sekitar pun menjadi positif dan tertarik untuk meneruskannya menjadi UMKM. Demonstrasi pembuatan ini dilaksanakan bertepatan dengan rapat ibu-ibu PKK Babalankidul. Adalah Ibu Kusmini yang berinisiatif untuk meneruskan program TIM KKN ini menjadi UMKM.

Program ini hanya berangkat dari ide yang sederhana yaitu mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Harapan kami kedepannya buah nangka yang biasa ditemukan di pekarangan sekitar rumah penduduk Babalankidul bisa menjadi salah satu komoditi yang digemari tidak hanya di masyarakat Pekalongan namun, mancanegara.

Parintosa Manggala

Mahasiswa Tim II KKN Undip 2018

Fakultas Kedokteran