Babak Baru PSDKU: Sedikit Kisah Mawapres Pemetaan Dari PSDKU

Putri Zulfa Nur Adzmia, salah satu peserta Pilmapres Pemetaan 2021 dari PSDKU Batang. (Sumber: Dokumen Pribadi)

Citizen Journalism—Pada tahun 2020, PSDKU akhirnya memiliki titik terang. Secara resmi mereka dilibatkan secara aktif dalam proses pemilihan mahasiswa berprestasi 2020, meskipun sistem yang mereka dapatkan belom sempurna (masih terdapat campur tangan antara Dekanat Sekolah Vokasi dengan LP PSDKU). Sehingga proses pilmapres PSDKU di-handle oleh Riskel BEM SV.

Hasil yang baik, salah satu mahasiswa PSDKU berhasil mendapatkan posisi kedua PILMAPRES PEMETAAN 2021. maka, itu merupakan babak baru PSDKU untuk menunjukkan potensinya dalam persaingan prestasi di internal Universitas Diponegoro

PILMAPRES 2020

Pada kepo gasih gimana perjuangan mahasiswa PSDKU? Saat berdiskusi, Putri menceritakan kronologis sampainya informasi Pilmapres ke mahasiswa PSDKU, Putri menuturkan bahwa:

Kamis 28 Mei jam 09.00 pagi: Mendapat info pilmapres dari himpunan perintis akuntansi batang, juga dari dosen.

Jumat 29 Mei jam 15.30: Dikirim berkasnya.

Rabu 3 juni: Wawancara.

Kamis 4 juni malam: Pengumuman.

Senin 8 Juni: Wawancara Pilmapres universitas.

Putri menceritakan karya tulis yang ia buat, yaitu terkait permasalahan kuliah di daerah pedalaman. Judul tersebut diambil dari keresahan yang Putri rasakan, juga sebagai perwakilan mahasiswa yang kuliah di daerah. Inti dari karya tulis tersebut Putri merasa kulon tidak efektif dibanding perkuliahan offline, karena banyak kendala di dalamnya dari segi kuota internet, keterbatasan fasilitas, efektifitas penyerapan pelajaran dan lain-lain.

Selanjutnya, Ia juga mengkritisi hak pendidikan yang harusnya mereka dapat secara layak. Di samping itu, Putri juga telah menyampaikan solusi dari permasalahan tersebut. Di akhir sesi diskusi, Putri memberikan sedikit opini terkait intisari dari perjuangan yang telah ia lalui dan rasakan juga harapan bagi seluruh pihak agar segala kondisi yang ia rasakan menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Intisari dan Harapan dari PSDKU

Intisari : mahasiswa PSDKU gak usah minder, mereka punya kualitas dan kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkembang, putri yakin masih banyak mahasiswa PSDKU yang lebih hebat dari dia.

Harapan : bisa memberikan yang terbaik bagi PSDKU, jangan pernah berhenti untuk memperjuangkan apa yang pantas kita dapatkan, untuk ormawa yang mengawal PSDKU bisa memberikan solusi dari setiap permasalahan, kita butuh support dan kerjasama.

Sumber :

– Catatan Diskusi Harmonisasi Kampus BEM UNDIP 2020

– SURAT TUGAS NO : 874/UN7.5.13.3.1/KM/2020 SEKOLAH VOKASI

– PENGUMUMAN NO : 873/UN7.5.13.3.1/Peng/2020 SEKOLAH VOKASI

Penulis       : Abdul Muqsith (Fakultas Sains dan Matematika – Kontributor)

Editor        : Winda N, Alfiansyah

Artikel ini telah disunting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *